Longsor Kembali Tutup Jalan Penghubung Kecamatan Maesaan Modoinding
Amurang, ME
Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Material batu, tanah dan pohon tumbang menutupi jalan nasional di perkebunan Desa Tambelang yang menghubungkan Kecamatan Maesaan-Modoinding. Akibatnya banyak penguna jalan terjebak selama beberapa jam karena tidak bisa melintas.
Hukum Tua Desa Tambelang Jendry Mokalu mengatakan longsor terjadi, Jumat (24/3) sekitar pukul 15.00 WITA setelah hujan. Menurut dia longsor ini terjadi karena curah hujan yang lebat cukup lama menguyur wilayah tersebut. Saat kejadian ada dua kendaraan bus yang ditumpanggi puluhan mahasiswa Unima Tondano. Beruntung longsor terjadi dua kendaraan ini belum melintas.
"Upaya pembersihan sudah dilakukan masyarakat dibantu mahasiswa menyingkirkan material longsor dan pohoh tumbang," kata Mokalu saat dihubungi, Minggu (26/3).
Dia menjelaskan meski sudah dibersihkan, namun sisa material longsor masih terdapat dibeberapa titik. Dengan kondisi ini membuat kendaraan yang melintas harus berhati-hati karena jalan menjadi sempit.
"Begitu kejadian saya langsung melaporkan ini ke bupati dan intsasi terkait. Yang dikuatirkan jika hujan terus turun diwilayah ini, jalan terancam putus," terangnya.
Dia mengungkapkan wilayah ini rawan terjadi longsor. Bahkan sisa material longsor beberapa bulan lalu belum juga dibersihkan meskipun sudah dilaporkan.
"Dari balai jalan provinsi juga belum turun. Kita berharap sisa longsor ini segera dibersihkan agar tidak membahayakan pengguna jalan," tukasnya. (jerry sumarauw)



































