Korban Bencana Minsel Tidak Terima Bantuan


Amurang, ME

Dua hari pasca bencana banjir dan longsor yang menerjang beberapa desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Pemerintah Daerah (Pemda) ternyata belum menyalurkan bantuan kepada para korban yang terkena musibah.

Setelah musibah yang berdampak pada ratusan pemukiman penduduk tersebut instansi terkait dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Minsel memang langsung turun ke lokasi bencana.

Namun pantauan manadoexpress.co pada waktu bencana di Desa Kapoya dan Kapoya Satu, Selasa 14 Maret lalu, para petugas dari dua intstansi tersebut hanya turun meninjau dan melakukan pendataan saja tanpa memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Hal ini memang sempat dikeluhkan Kumtua Kapoya Satu, Nickson Runtuwarow yang mana pemerintah lewat instansi terkait jangan hanya melakukan pendataan saja tapi tidak ada realisasi bantuan masyarakat 

Terkait masalah ini BPBD Minsel memang mengakui hanya melakukan pendataan dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan tidak memberikan bantuan.

"Ini dikarenakan stok bantuan logistik di gudang BPBD tinggal sedikit. Bahkan untuk memberikan bantuan untuk korban di satu desa saja tidak mencukupi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Minsel Adrie J. Repi saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/3).

Dia menjelaskan sejak bulan lalu pihaknya telah melakukan permintaan logistik ke BPBD Provinsi, tapi permintaan tersebut belum datang.

"Biasanya kalau ada bencana pertama kita tinjau dulu kalau ada kejadian luar biasa. Kalau ada stok langsung memberikan bantuan logistik seperti tikar, matras, terpal family kit dan selimut. Sekarang memang ada stok tapi sangat sedikit tidak cukup diberikan pada satu desa," tukasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors