Desa Kapoya Raya Diterjang Banjir Dan Longsor
Sulta, ME
Bencana banjir dan tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Peristiwa ini terjadi di Desa Kapoya dan Kapoya Satu, Kecamatan Sulta, Rabu dini hari. Hujan lebat yang menguyur wilayah ini selama tiga jam mulai, Senin malam pukul 23.00 WITA sampai Selasa pukul 2.00 WITA dinihari mengakibatkan air Sungai Kapoya meluap dan terjadi longsor yang berdampak pada pemukiman warga.
Sebanyak 43 rumah terkena dampak longsor, 8 diantaranya mengalami rusak berat. Sementara itu 218 rumah terendam banjir setinggi 1 meter. Masyarakat sejak subuh langsung meyelamatkan barang berharga mereka saat banjir datang dan keluarga yang terkena longsor langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Di wilayah kami ada 33 rumah yang terkena bencana. 18 rumah terendam banjir setinggi satu meter dan 15 rumah terkena tanah longsor, 4 rumah mengalami rusak berat," kata Hukum Tua (Kumtua) Desa Kapoya Marten Sondakh Laoh, saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co. Selasa (14/3).
Sementara itu Kumtua Kapoya Satu Nickson Runtuwarow, mengungkapkan, bencana yang terjadi ini menyebabkan kurang lebih 200 rumah warga di wilayahnya terendam banjir setinggi 1 meter dan 10 rumah warga terkena longsor, 4 diantaranya mengalami rusak berat.
"Disini ada tiga jaga yang terkena banjir. Tadi sudah ada dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerh (BPBD) yang datang mengambil data. Kita tentu berharap dinas terkait tidak hanya mengambil data tapi juga memberikan bantuan ," ujar Runtuwarow.
Longsor juga menutup akses jalan Kapoya Pinamorongan dan Kapoya Pinapalangkow. Tertutupnya akses jalan ini menyebabkan puluhan siswa SMP dan SMA tidak bisa ke sekolah. Atas swadaya masyarakat material longsor yang menutupi jalan bisa disingkirkan meskipun hanya bisa dilalui satu kendaraan.
"Desa kita sempat terisolir selama beberapa jam. Atas usaha warga sudah dibersihkan. Ada tiga titik longsor yang menutupi jalan. Kita berharap pemerintah daerah lewat dinas terkait dapat membersihkan sisa material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tambah Kumtua Desa Kapoya Marten Sondakh Laoh. (jerry sumarauw)



































