Gerakan Tanam Jagung, Distanak Minsel Manfaatkan Lahan Tidur


Amurang, ME

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) lewat kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wabup Franky Donni Wongkar, sangat serius dalam pengembangan gerakan tanam jagung 50 hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Minsel, Frans Tilaar, mengatakan, untuk mewujudkan program tersebut pihaknya akan melakukan berbagai upaya salah satunya dengan memanfaatkan lahan tidur di jalan Trans Sulawesi.

"Kita sedang memanfaatkan lahan tidur di jalur Trans Sulawesi radius 100 meter. Diupayakan tanggal 15 Maret sudah ditanam jagung," kata Tilaar saat memberi keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kantor Distanak Minsel, Kelurahan Pondang, 
Amurang Timur, Kamis (9/3).

Dia melihat banyak lahan tidur di jalur Trans Sulawesi tidak dimanfaatkan masyarakat. Untuk itu dia berinisiatif akan bekerjasama dengan Kelompok Tani (Poktan) akan mengelola lahan tersebut dalam rangka mewujudkan program yang sudah dicanangkan Pemda.

"Kita sudah siapkan tracktor untuk membuka lahan. Memang tidak semua lahan rata. Untuk membuka lahan yang miring disiapkan racun," terang Tilaar.

Sejak program ini diluncurkan pada awal Februari lalu, saat ini menurut dia sudah ada 3.000 hektar lebih lahan yang ditanami jagung.

"Kita berupaya mewujudkan program ini. Ada bantuan benih 15 kilogram per hektar dan dan 50 kilogram pupuk urea yang akan diberikan pemerintah kepada kelompok tani. Untuk itu menanam jagung tidak perlu takut karena kebutuhan masyarakat saat ini sangat tinggi," jelasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors