14 Jabatan Eselon II Pemkab Minsel Dilelang
Amurang, ME
Sejak adanya Perangkat Daerah (PD) yang baru, pada akhir Desember 2016, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengalami kekosongan 14 jabatan Eselon II. Untuk mengisi kekosongan itu, saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kini, 14 kursi jabatan tinggi pratama tersebut akan segera diisi oleh pejabat definitif.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) Minsel, Roy Tiwa, mengatakan Pemda Minsel telah membuka tahapan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama.
"Lelang jabatan sudah dimulai hari ini. Tadi, pengumuman soal lelang jabatan sudah kami sebar di semua instansi serta di tempat apel Aula Waleta," kata Tiwa saat memberi keterangan kepada wartawan, di Kantor Bupati Minsel, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Amurang Timur, Kamis (2/3).
Dia menjelaskan, kursi kepala dinas yang dilelang Pemda Minsel yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pariwisata, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.
"Semua Dinas yang telah tercantum dalam pengumuman, belum ada pejabat definitif," terangnya.
Untuk masuk lelang jabatan, pejabat harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Setelah mendaftar, pejabat yang bersangkutan memilih jabatan mana yang akan dia inginkan.
"Boleh memilih lebih dari satu jabatan. Sesuai persyaratan, bisa pilih tiga jabatan yang akan dilelang," jelas Tiwa.
Usai mendaftar kata Tiwa, tim Panitia Seleksi (Pansel) akan menyeleksi pejabat yang telah mendaftar. Tim seleksi itu terdiri dari 5 orang, yakni, Sekretaris Daerah (Sekda) Minsel Drs Danny Rindengan sebagai Ketua Pansel, Kepala BKD Minsel Drs Roy Tiwa, dan 3 orang akademisi yang diambil dari Universitas Sam Ratulangi, Manado.
"Tim Pansel sudah dibentuk melalui SK Bupati. Tim inilah yang akan menyeleksi pejabat yang ikut lelang jabatan," tukasnya. (jerry sumarauw)



































