Warga Mengeluh, Jalan Penghubung Raanan Toyopon Rusak Parah
Motoling, ME
Motoling, ME
Jalan kecamatan penghubung Desa Raanan dan Toyopon rusak parah dan sangat memprihatinkan. Sudah bertahun-tahun jalan ini tak kunjung diperbaiki. Dengan kondisi jalan yang terdapat banyak lubang membuat warga pengguna jalan mengeluh. Mereka meminta pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.
Salah satu Tokoh Masyarakat Desa Toyopon, Harry Somba mengatakan, kerusakan jalan terjadi sejak lama namun sampai saat ini tak kunjung diperbaiki.
"Untuk memasarkan hasil perkebunan kita lewat jalan ini. Dengan kondisi jalan seperti ini biaya angkutan menjadi mahal dan waktu tempuh ke pasar maupun ke ibukota kabupaten menjadi lebih lama," ketus Somba, Senin (27/2).
Dia menjelaskan memang ada jalan alternatif Toyopon Kroit, tapi warga tidak suka lewat jalur tersebut karena kondisi jalannya juga rusak dan jarak tempuh 13 KM. Dibandingkan jalan Raanan Toyopon, jarak tempuhnya hanya 9 KM.
"Jalan penghubung Toyopon Kroit tidak bermanfaat. Dan warga mengusulan jalur dialihkan ke jalan penghubung Raanan Toyopon karena warga sering melewati jalan ini," ujar Somba.
Begitu parahnya jalan ini, dia mengungkapkan warga sering melakukan kerja bakti melakukan penambalan. Meski begitu tak bertahan lama, karena ketika datang hujan, jalan kembali rusak.
"Kerusakan tersebut malahan terus bertambah bahkan hampir seluruh badan jalan hancur," ungkapnya.
Dia berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan apa yang dikeluhkan warga dan datang melihat langsung kondisi jalan.
"Kerusakan sudah lama terjadi dan hingga saat ini tidak ada perbaikan. Kita berharap pemerintah untuk turun langsung ke lapangan agar mengetahui kondisi yang sebenarnya," tukasnya. (jerry sumarauw)



































