Foto: Puskesmas Kawangkoan
Puskesmas Kawangkoan Dan Tompaso Tidak Punya VAR
Kawangkoan, ME
Ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Minahasa ternyata jauh dari harapan masyarakat. Peskesmas yang berada di Kecamatan Kawangkoan dan Tompaso tidak mempunyai stok VAR.
Vika Raung, bagian penaganan rabies di Puskesmas Kawangkoan kepada manadoexpress.co mengatakan, saat ini mereka tidak memiliki vaksin rabies. Dikatakan dia vaksin tersebut hanya akan didapat jika ada permintaan dari pasien.
"Saat ini kami tidak memiliki vaksin rabies. Tapi vaksin tersebut bisa didapat jika ada pasien yang memintanya. Atau ada warga yang di gigit hewan kemudian hewan itu mati, baru kami buat permintaan ke Dinkes untuk vaksin rabies tersebut," ujarnya, Selasa (14/2/2016).
Dia juga mengatakan, selama Januari 2016 ada tujuh warga yang di gigit anjing dan hanya satu orang saja yang di beri VAR. Dikarenakan hewan yang mengigit orang tersebut mati.
"Januari lalu hanya satu orang saja yang diberi vaksin rabies, sedangkan enam orang lainnya diberi anti tetanus karena hewan yang mengigit mereka tidak ada gejala rabiesnya," katanya.
Senada juga dikatakan Kepala Puskesmas Tompaso, Didi Mamesah. Dia juga menjelaskan kalau saat ini puskesmas tersebut tidak memiliki vaksin anti rabies. Dikarenakan untuk mendapatkan vaksin tersebut harus ada permintaan dari pasien terlebih dahulu. Surat permintaan ini nantinya disampaikan ke Dinkes.
"Harus ada permintaan dari pasien dulu, baru kami minta ke dinas (Dinkes). Rabies bukan penyakit akut dan untuk saat ini juga belum ada permintaan dari pasien soal vaksin tersebut. Jadi, nanti kalau ada kasus baru kami sampaikan ke Dinkes Minahasa," pungkasnya.
Masyarakat pun berharap nantinya jika permintaan untuk vaksin tersebut, dapat dengan cepat disiapkan oleh pihak puskesmas.
"Sebenarnya puskesmas itu harus siap siaga. Takutnya kalau ada apa-apa disaat stok vaksin tidak tersedia. Yah semoga saja kalau ada permintaan untuk vaksin tersebut dari warga, dapat secapatnya di tangapi dan disediakan," ujar Angga warga Tompaso. (fista tulungen)



































