Foto: Dua pelaku curanmor yang diamankan Tim Macan Polres Tomohon
Polisi dan Korban Jebak Pencuri Motor di Tomohon
Tomohon, ME
Tim Macan dari Polsek Tomohon Tengah melakukan aksi penyamaran saat membekuk pelaku pencuri sepeda motor di Kelurahan Matani Satu, Rabu (8/2/2017). Hasilnya dua pelaku pencuri sepeda motor berhasil dibekuk.
Kasubag Humas Polres Tomohon, AKP Johny Kreysen menjelaskan, dua pencuri sepeda motor berinisial JR alias Jemmi (24) dan A alias Adri (18) berhasil diamankan.
Penangkapan tersebut bermula saat polisi mendapat laporan dari Vera Kawalo, warga Desa Koka, Kecamatan Tombulu bahwa yang bersangkutan kehilangan sepeda motor beberapa hari lalu. Beruntung anak korban sempat mengenali sepeda motor tersebut yang dijual seseorang di facebook. Dari temuan tersebut anak korban, Sintya Lumentah melakukan penawaran sepeda motor tersebut.
Setelah berkomunikasi melalui telepon, korban dan pelaku sepakat untuk bertemu untuk transaksi pembayaran sepeda motor di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah. Awalnya pencuri sepeda motor tersebut menawarkan harga Rp4,5 juta, namun ditawar menjadi Rp4,2 juta.
Saat menuju lokasi pertemuan, Vera Kawalo bersama anaknya mampir di Polsek Tomohon Tengah untuk melaporkan transaksi tersebut.
Polisi bersama korban menyusun strategi penyamaran untuk menjebak pelaku. Bripka Maikhal Gobel menyamar sebagai pacar anak korban bergerak ke lokasi pertemuan menggunakan sepeda motor. Anggota Tim Macan Polsek Tomohon tengah mengikuti menggunakan mobil.
Pada lokasi yang dijanjikan, yaitu tempat kost pelaku dua pelaku pencurian sepeda motor bertemu dengan polisi yang menyamar dan korban. Setelah berbincang sebentar, anggota Tim Macan Polsek Tomohon Tengah langsung mengepung pelaku dan menahan dua orang, sekaligus mengamankan satu unit sepeda motor hasil curian.
"Skenario penyamaran yang dilakukan polisi dan korban berhasil menjebak pelaku pencurian sepeda motor. Dua orang telah kami amankan untuk dimintai keterangan," ujar Kasubag Humas Polres Tomohon, Johny Kreysen.
Sintya Lumentah, anak korban mengaku gugup saat melakoni penyamaran tersebut. Namun dia tetap merasa aman karena didampingi polisi.
"Kami bersyukur pelaku pencurian sepeda motor kami bisa tertangkap. Polisi melakukan tugasnya secara profesional," tutur perempuan yang kuliah di Politeknik Manado ini. (lucky kawengian)d



































