Narapidana Kasus Pembunuhan Tewas Lakalantas


Tondano, ME

Seorang pemuda yang diketahui bernama Marcel Killing (25 tahun), asal Desa Taraitak kecamatan Langowan Utara, Selasa (16/07), tewas mengenaskan akibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Desa Tataaran 1 Kecamatan Tondano Selatan. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.45 WITA, sontak langsung menghebohkan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Manado Express, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Supra X dengan nomor polisi DB 6343 BA, tewas setelah bertabrakan dengan sebuah mobil Mikro DB 4188 BA yang dikemudikan Falen Katuuk (19 tahun).

 

Menurut saksi mata,tabrakan tersebut terjadi dikarenakan mobil yang dikendarai Falen tiba-tiba keluar dari salah satu lorongdi desa tersebut, dan korban yang yang saat itu datang dari arah unima tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak mobil tersebt.

 

“Kami mendengar ada suara bunyi benturan yang kuat dan saat keluar rumah untuk mengetahuinya, kami melihat seorang pemuda sudah tergeletak di jalan bersimbah darah di kepala,” Ujar seorang warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya.

 

Akibat tabrakan tersebut, korban langsung tewas di lokasi kejadian karena benturan yang mengakibatkan batok kepala korban pecah dan mengeluarkan banyak darah. Oleh warga sekitar, mayat korban langsung di bawa ke RSUD Tondano untuk dibersihkan.

 

Informasi yang didapatkan Manado Express, korban yang tewas tersebut adalah narapidana kasus pembunuhan berapa tahun lalu di Langowan dan sampai saat ini masih merupakan binaan Lapas Papakelan Tondano. Menurut informasi, korban tidak lama lagi akan bebas karena hukuman yang dijalaninya tidak lama lagi akan tuntas.

 

Semntara itu, berdasarkan penuturan Roy Robot, paman korban, saat itu korban sedang dalam perjalanan kembali ke Lapas, setelah sebelumnya meminta izin untuk urusan keluarga. Menurutnya, sebelum melakukan perjalanan kembali ke Lapas, korban sempat dilarang oleh keluarga dan teman-temannya untuk kembali pada saat itu, mengingat hari sudah menjelang malam.

 

“Kami memang sempat melarangnya untuk mengadakan perjalanan, namun karena akan membawa titipan baju untuk teman-temannya yang berada di dalam penjara, dia berusaha untuk balik saat itu juga,” Tuturnya. (Jeksen Kewas)

 

Foto : Korban Saat berada di TKP. (Ist)



Sponsors

Sponsors