Foto: Warga berkumpul untuk memperbaiki rumah Keluarga Manorek Lempas yang rusak karena angin kencang
Warga Berhamburan Lihat Atap Rumah Terbang
Tompaso, ME
Beberapa warga yang sedang makan pada sebuah rumah makan di Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso panik saat atap rumah makan tersebut terbang tersapu angin kencang. Beberapa warga bahkan bersembunyi dibawah meja karena takut tertimpa seng.
Kejadian tersebut terjadi pada rumah makan milik keluarga Manorek Lempas, Senin (6/2/2017). Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 14.00 Wita saat angin kencang dan hujan deras menerpa daerah tersebut.
Sintya Sondakh, warga Desa Liba, Kecamatan Tompaso menceritakan saat kejadian dia dan adiknya bersama beberapa warga lain sedang makan tinutuan yang dijual di rumah makan tersebut. Awalnya mereka mendengar bunyi getaran yang kuat saat angin kencang menerpa bangunan tersebut.
Tidak berselang lama, tiba-tiba suara keras terdengar disertai seng bangunan rumah makan dan sebagian seng bangunan rumah terangkat dan jatuh disebelah kanan bangunan tersebut.
"Kami langsung panik karena tiba-tiba seng diatas tempat kami makan telah terbang. Saya dan adik saya langsung berlindung dibawah meja karena khawatir tertimpa kayu atau seng. Beberapa orang lain kami lihat langsung berlari keluar," ujarnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban. Namun bangunan tempat makan dan bangunan rumah rusak cukup parah.
Masye Lempas, pemilik rumah makan tersebut mengaku terpukul melihat tempat jualan dan rumahnya rusak karena angin kencang. Dia tidak menyangka kejadian ini menimpa mereka karena rumah lain disekitar tempat tersebut tidak ada yang rusak.
"Kami anggap ini sebagai cobaan dari Tuhan," ujarnya.
Pemerintah dan warga desa tersebut langsung berkumpul untuk membantu memperbaiki rumah Keluarga Manorek Lempas ini. (lucky kawengian)



































