Bupati Ajak Kumtua Dukung Pengembangan Jagung 50 Ribu Hektar
Amurang, ME
Pengembangan tanaman jagung terus di seriusi Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wabup Franky Donni Wongar. Tak tangug-tangung guna mensukseskan program ini telah dicanangkan penanaman 50 ribu hektar jagung pada 24 Januari lalu.
Untuk mewujudkan rencana itu, bupati meminta peran serta pemerintah desa, agar dapat menjalankan program yang telah dicanangkan tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Tetty sapaan familiar bupati kepada seluruh Hukum Tua (Kumtua) yang hadir saat penyampaian PAGU Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2017 dan sosialisasi pemantapan upaya khusus jagung di Kabupaten Minsel. Hal ini dimaksud agar program tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Nah di pundak bapak ibu lah semua ini. Kalau gagal, kalian semua yang gagal. Jadi saya mau minta tolong kalau bisa monoitoring pengawasan penanaman jagung ini serempak kita bikin setiap desa," kata Tetty di ruang pertemuan lantai 4 kantor bupati, Jumat (3/2)
Dia berharap apa yang dicanangkan ini dapat didukung dengan menyisihkan Rp30 juta dari anggaran Dana Desa. Dana tersebut menurut dia dibutuhkan untuk pembiayaan pupuk dalam rangka mensukseskan program penanaman jagung.
"Ada manfaat dari masyarakat. Jadi tolong ini diusulkan sesuai aturan. Ini bukan berarti ada keinginan bupati. Tidak! ini untuk rakyat, bukan saya," jelasnya.
Dia mengungkapkan kenapa Minsel fokusnya ke tanaman jagung, karena menurut dia ini benar-benar program pemerintah pusat untuk mencapai target 3 juta hektar. Disamping itu sudah ada investor yang siap membeli hasil jagung para petani.
"Sudah ada investornya gabungan pakan ternak. Mereka sudah bertemu saya dan mereka komitmen untuk mengambil semua produksi jagung yang ada," tukas Tetty.
Sementara itu Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dudi Gunadi mengatakan bupati sangat sigap dengan memberdayakan masyarakat dalam mendukung program pemerintah pusat.
"Apa yang kami tugaskan kepada Ibu bupati dengan sangat tegar dan hebat dilaksanakan. Tidak 35 ribu tapi 50 ribu hektar dan ini langsung direspon oleh bapak Dirjen dengan akan menambah jatah dan menambah beberapa bantuan peralatan yang bisa mempermudah melaksanakan program ini," kata Gunadi.
Saat ini dia mengatakan tinggal menunggu kesungguhan untuk mewujudkan menanam jagung sebanyak 6,3 juta hektar di tahun 2017 ini. Karena selama ini setiap tahun target menanam jagung 3 juta hektar dan itu sudah menjadi hal biasa.
"Saya melihat tidak ada daerah selain Sulawesi yang memiliki tradisi menanam jagung khususnya Minsel. Kemarin saya sudah turun lapangan dan saya melihat kesungguhan masyarakat dan sudah tidak ada keraguan lagi untuk menikmati janji ibu bupati untuk menanam jagung 50 hektar," tandasnya. (jerry sumarauw)



































