Foto: Bupati Minahasa, Jantje W Sajow menghadiri acara Tulude di Tombariri (ist)
JWS Terkesan Kenakan Pakaian Adat Sangihe
Tombariri, ME
Festival Budaya Minahasa pada Februari 2017 diawali dengan Pagelaran Budaya Katombuluan oleh Badan Musyawarah Masyarakat Tombulu. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan acara Tulude oleh warga etnis Sangihe, Talaud, dan Sitaro di Desa Poopoh, Kecamatan Tombariri, Selasa (31/1/2017).
Bupati Minahasa, Jantje W Sajow (JWS) saat menghadiri kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Tulude ini akan dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya acara Tulude adalah kekayaan budaya Sulut yang harus terus dilestarikan.
"Pemerintah akan memfasilitasi agar kegiatan Tulude menjadi agenda rutin tahunan di Minahasa. Kami akan mengalokasikan dana sekira Rp250 juta untuk melaksanakan acara ini," ujar JWS.
Dia bahkan menuturkan kegiatan tersebut membuatnya terkesan karena sering melihat acara Tulude, namun baru sekali ini terlibat langsung didalamnya.
"Seumur hidup saya baru sekali ini mengenakan pakaian adat Sangihe. Acara ini luar biasa apalagi acara adat Sangihe dipadukan dengan acara adat Katombuluan," ujarnya.
Dia mengatakan tradisi seperti ini jangan sampai hilang karena menjadi ciri khas serta jati diri daerah.
“Semoga kebudayaan ini bisa membawa Minahasa lebih maju kedepan dalam bidang kebudayaan. Tujuan kami menggali semua potensi budaya di Minahasa selain untuk melestarikan budaya, tapi juga untuk menarik wisatawan berkunjung ke Minahasa. Tulude menjadi salah satu bagian didalamnya, dan akan menjadi agenda tetap setiap tahun pemerintah kedepan dan penganggarannya masuk APBD mulai tahun depan,” ungkap JWS
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, para Asisten Setdakab Minahasa, pejabat eselon II dan III Pemkab Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa DR Olga Sajow-Singkoh MHum, Tokoh-tokoh Adat Sangihe, Talaud dan Sitaro, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (lucky kawengian)



































