Tingkatkan Penghasilan, 340 Petani Kelapa di Minsel Ikut Pelatihan


Amurang, ME
Sebanyak 340 petani kelapa yang tergabung dalam 31 kelompok tani dari Amurang Barat, Kumelembuai, Tatapaan, Sinonsayang, Tenga, Amurang Timur, dan Pinapalangkow, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendapatkan pelatihan peningkatan penghasilan Sustainable Certified Coconut Oil (SCNO). Pelatihan ini digelar PT Cargill di Hotel Sutanraja Amurang, Selasa (24/1).

Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu memberikan apresiasinya atas usaha Cargill untuk membantu komunitas petani kopra lokal. Acara pengenalan program pelatihan ini juga dihadiri oleh perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Camat dan Lurah, serta perwakilan kelompok tani setempat.

Bupati pada kesempatan itu mengatakan kelapa merupakan tanaman industri yang menjadi salah satu sumber minyak nabati yang tersebar di dunia. Hampir semua produk yang dikomsumsi setiap hari mengandung minyak kelapa.

"Dari segi ekonomi, tentunya industri ini sangat menguntungkan karena sebagimana kita ketahui, Indonesia adalah negara terbesar produsen kelapa dengan produksi sebesar 18,3 matrik ton atau 35 persen dari total produksi kelapa di dunia," kata Tetty sapaan familiar bupati saat menyampaikan sambutan.

Namun pada kenyataannya Tetty mengungkapkan tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak tantangan dan kendala teknis yang dihadapi para petani dalam meningkatkan hasil produksi dan olahan kelapa.

"Sejalan dengan program pemerintah dalam hal pembangunan berkelanjutan, saya percaya program SCNO ini dapat membantu para petani kelapa dalam menghadapi berbagai permasalahan di lapangan sekaligus mengembangkan rantai pasokan minyak kelapa yang berkelanjutan dan transparan sehingga pendapatan para petani semakin meningkat," jelasnya.

Hal ini menurut dia merupakan potensi yang sangat baik. Melihat begitu besarnya peluang dan potensi yang dimiliki Minsel, Ke depan pemerintah daerah akan berupaya mewujudkan Minsel sebagai sentra perekonomian industri kelapa.

"Kita akan terus berupaya memacu pengembangannya lewat berbagai program, baik oleh pemerintah maupun kerjasama dengan pihak swasta demi meningkatkan kualitas produksi kelapa sejalan dengan upaya peningkatan kesejateraan masyarakat," kunci Tetty.

Program yang diluncurkan PT Cargill ini akan berjalan hingga bulan September 2018 dan akan dilakukan dalam dua fase. (jerry sumarauw)
 



Sponsors

Sponsors