Foto: Puluhan warga Desa Ranolambot dan Tombasian Bawah membersihkan longsoran tanah yang menutupi jalan
Desa Ranolambot Sempat Terisolir Karena Longsor
Kawangkoan, ME
Desa Ranolambot, Kecamatan Kawangkoan Barat sempat terisolir sekira 12 jam karena ruas jalan penghubung dengan Desa Tombasian Bawah tertutup tanah longsor. Kendaraan tidak bisa melintas karena badan jalan sepenuhnya tertutup tanah.
Hukumtua Desa Ranolambot, Alfi Lepa saat diwawancarai manadoexpress.co, Jumat (13/1/2017) menjelaskan kejadian longsor tersebut diperkirakan terjadi Kamis (12/1/2017) sekira pukul 23.00 Wita. Saat itu hujan lebat dan angin kencang mengguyur daerah tersebut.
"Longsor terjadi sejak malam namun baru dilaporkan pada kami pagi tadi. Saat itu ada rombongan anak sekolah yang berangkat kearah Tombasian Bawah tidak bisa melintas karena timbunan tanah menghalangi jalan. Pemerintah desa langsung mengumpulkan warga untuk membersihkan timbunan tanah tersebut," ujarnya.
Lepa mengatakan puluhan warga dari Desa Ranolambot dan Desa Tombasian Bawah yang berkumpul bisa membersihkan timbunan longsor sekira dua jam. Selanjutnya akses jalan kembali terbuka dan bisa dilalui kendaraan.
"Beruntung saat longsor tidak ada warga yang melintas dan tertimbun tanah. Beruntung pula malam tadi tidak ada kondisi darurat seperti orang sakit atau melahirkan yang harus ke rumah sakit," tuturnya. (fista tulungen)



































