Foto: Proses perekrutan tenaga kerja di PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 mendapat sorotan negatif dari warga Tompaso
100 Persen Pekerja PLTP Unit 5 dan 6 Harus Warga Tompaso
Tompaso, ME
Warga di Kecamatan Tompaso dan Tompaso Barat mendesak PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong merekrut semua tenaga kerja di Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) unit 5 dan 6 dari daerah ini. Pemberdayaan tenaga kerja lokal harus diutamakan.
Tokoh pemuda Kecamatan Tompaso, Jendry Paendong saat diwawancarai manadoexpress.co, Jumat (13/1/2016) mengatakan telah bertemu dengan jajaran Humas PT PGE Lahendong. Dalam pertemuan tersebut dirinya mendesak BUMN tersebut transparan dalam perekrutan tenaga kerja.
"Selain transparan, kami mendesak semua formasi tugas yang dibutuhkan di PLTP Lahendong unit 5 dan 6 harus orang Tompaso. Perekrutan juga harus memperhatikan warga yang sebelumnya belum mendapat pekerjaan saat proses pembangunan fasilitas tersebut," ujarnya.
Mantan Ketua GAMKI Minahasa ini menyebut jika tenaga khusus tidak ada di Kecamatan Tompaso maka bisa menggunakan tenaga dari luar daerah. Semua formasi tugas harus diumumkan secara terbuka pada masyarakat.
"Paling penting untuk transparan dalam perekrutan tenaga kerja. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan hasil seleksi juga harus diumumkan. Jika dilakukan seperti ini maka warga pasti puas walau tidak lolos seleksi," tuturnya. (fista tulungen)



































