Foto: PLTP yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy (ist)
PGE Lahendong Rekrut Karyawan Secara Sembunyi-sembunyi
Tompao, ME
Beberapa hukumtua (kumtua) di Kecamatan Tompaso menyampaikan keluhan soal sikap PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong yang melakukan penerimaan karyawan secara sembunyi-sembunyi. Sikap tersebut dinilai tidak sejalan dengan komitmen awal antara BUMN tersebut dengan pemerintah setempat.
Informasi yang dihimpun manadoexpress.co, penerimaan karyawan untuk bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit 5 dan 6 sudah dilakukan beberapa pekan terakhir. Namun kegiatan tersebut tidak dipublikasikan secara umum karena hanya segelintir orang yang mengetahui dan telah memasukkan lamaran pekerjaan.
Kumtua Desa Sendagan, Deske Kaawoan saat diwawancarai Selasa (10/1/2017) mengatakan kalau dirinya belum mendapatkan informasih langsung dari PT PGE Lahendong terkait perekrutan karyawan. Dia mengatakan informasi penerimaan karyawan itu hanya beredar dari mulut kemulut warga. Akibatnya tidak ada informasi resmi yang bisa dipegang untuk disosialisasikan.
"Saya sudah dengar informasi tersebut dari masyarakat yang mengatakan sudah ada yang memasukan lamaran. Besok, kita akan konfirmasih pada pihak PT PGE Lahendong soal berita tersebut. Kalau memang benar maka kami akan pertanyakan kenapa tidak ada informasi soal perekrutan tersebut," ujarnya.
Camat Tompaso, Meidie Keintjem saat dikonfirmasih hal tersebut mengatakan dirinya akan secepatnya meminta penjelasan dari Pt PGE Lahendong mengenai isu perekrutan karyawan tersebut.
"Saya belum bisa memberikan kepastian karena belum ada informasih dari PGE soal isu tersebut. Tapi karena saya sudah mendengar kabar itu maka akan minta kejelasan dari isu yang berkembang di masyarakat kepada pihak PGE," pungkasnya. (fista tulungen)



































