Waspada, 70 Persen Wilayah Minahasa Rawan Bencana Alam


Tondano, ME

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa mengimbau warga untuk waspada terhadap bencana alam. Cura hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terakhir disebut bisa memicu bencana tanah longsor dan banjir.

Kepala BPBD Minahasa, Johanis Pesik saat diwawancarai manadoexpress.co, Jumat (6/1/2017) mengatakan warga yang tinggal didaerah perbukitan atau tepi aliran sungai harus waspada. Warga harus teliti memperhatikan kondisi tanah sekitar tempat tinggal untuk melihat apakah ada retakan tanah yang bisa memicu longsor.

"Paling penting untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi tanah disekitar tempat tinggal. Jika ada tanda-tanda retakan tanah, lebih baik segera mengungsi," ujarnya.

Pasik menuturkan berdasarkan hasil survey BPBD Minahasa, sekira 70 persen wilayah Kabupaten Minahasa adalah daerah rawan bencana alam. Menurutnya kontur geografis daerah Minahasa banyak terdapat bukit dan jurang.

"Hampir semua wilayah Kabupaten Minahasa adalah daerah rawan bencana. Semua warga harus waspada," ujarnya.

Daerah yang paling rawan bencana tanah longsor di Minahasa misalnya kawasan Kecamatan Tombulu, Langowan Selatan, Kombi, dan beberapa daerah lainnya. (lucky kawengian)



Sponsors

Sponsors