Peringatan Hari Ibu, Khouni Pimpin Upacara


Bitung, ME

Setiap 22 Desember, seluruh keluarga di Indonesia merayakan Hari Ibu. Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya.

Awal mula peringatan hari ibu ditandai dengan keluarnya Dekrit Presiden No. 31 tahun 1953 pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia pada tahun 1928. Dipilihnya tanggal 22 ini untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (Agent Of Change).

Menindaklanjuti itu, Pemerintah Kota Bitung melalui Tim Penggerak PKK Kota Bitung menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu di lapangan Upacara Kantor Pemkot Bitung, Kamis (22/12). Upacara ini dipimipin langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Bitung, Dra. Ny. Khouni Lomban-Rawung,M.Si.

Turut hadir dalam upacara ini Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung, Drs. Malton Andalangi, Ketua DWP Kota Bitung, Ny Turu Andalangi-Ponglaba,SE, Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung, Ny Ritha Mantiri-Tangkudung,ST, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bitung, Unsur Forkompimda Kota Bitung, para pejabat lingkungan Pemkot Bitung, Tokoh-tokoh masyarakat, Tokoh-tokoh Agama, TNI dan POLRI serta keluarga besar TP-PKK dan DWP Kota Bitung.

Peringatan Hari Ibu yang ke-88 ini, mengusung tema ”Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, Perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan”.

Dalam sambutannya, Khouni menyampaikan bahwa Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami, memiliki hak kewajiban yang sama dengan laki-laki, prinsip kesetaraaan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran, dan tanggung jawab yang seimbang antara, perempuan dan laki-laki, mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Perempuan dan laki-laki, keduanya adalah "Parthnership", sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Ibu ke-88 tahun 2016 ini, harapnya, kiranya dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan, baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Rangkai acara tersebut dilanjutkan dengan penaburan bunga di makam pahlawan Kota Bitung, untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur dalam medan perang, yang telah berkorban untuk masa depan bangsa Indonesia. Sebelumnya, Ketua TP-PKK dan Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung, dikalungkan bunga oleh kedua anak perempuan dan laki-laki, sebagai simbol bentuk kasih sayang kepada orang tua.

Selain itu juga Lomban mengapresiasikan lewat pemberian penghargaan kepada pemenang KORPRI Awards 2016 se-Kota Bitung, atas prestasi kerja sebagai Aparatur Sipil Negara, anggota KORPRI pada Pemerintah Kota Bitung. (keket)



Sponsors

Sponsors