Tetty: Hilangkan Pesta Pora, Rayakan Pengucapan Syukur Dengan Sederhana


Amurang, ME

Perayaan pengucapan syukur merupakan salah satu tradisi masyarakat minahasa. Setiap tahun masyarakat minahasa mengadakan pengucapan syukur.

 

Maksud dari pengucapan syukur ini sendiri adalah, untuk mengucap syukur atas berkat dan anugerah yang telah Tuhan berikan bagi masyarakat minahasa disepanjang tahun yang berjalan.

 

Khusus Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (14/07) akan merayakan pengucapan syukur. Berkaitan dengan perayaan tersebut, Bupati Minsel Tetty Paruntu SE, mengajak warga Minsel untuk melaksanakan pengucapan syukur dengan sederhanan.

 

"Rayakan pengucapan syukur dengan sederhana bukan dengan pesta pora dan minum minuman keras," pintanya.

 

Ia juga menghimbau agar dalam merayakan pengucapan syukur warga Minsel senantiasa menjaga toleransi antar umat beragama. Karena saat ini merupakan bulan suci ramadhan bulan dimana umat muslim melaksanakan ibadah puasa.

 

"Saat ini umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Dalam merayakan pengucapan syukur, marilah kita jaga toleransi antar umat beragama dengan saling hormat menghormati," tandasnya.

 

Ditambahkannya, agar warga Minsel menjaga keamanan dan ketertiban agar terciptanya suasana yang harmonis dalam merayakan pengucapan syukur. (Jerry Sumarauw)

 

Foto : Bupati Minsel Tetty Paruntu. (Ist)



Sponsors

Sponsors