Foto: Disaksikan Christiany Eugenia Paruntu Dan Franky Donni Wongkar anak panti asuhan Gideon Popontolen Tumpaan membawakan pujian di Ibadah Natal wartawan biro Minsel
Bupati dan Wabup Hadiri Ibadah Natal Wartawan Biro Minsel
Tumpaan, ME
Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu dan Wabup Franky Donni Wongkar menghadiri ibadah Natal mempringati hari kelahiran Yesus Kristus yang digelar wartawan biro Minsel di Panti Asuhan Gideon, Desa Poponteolen, Kecamatan Tumpaan, Selasa (20/12).
Ibadah berjalan hikmat dan penuh sukacita iman. Dalam khotbah yang bawakan Hamba Tuhan Isak Mamoto mengutip ayat alkitab yang terdapat dalam Matius 2:16, dimana dijelaskan kelahiran Yesus penuh dengan kesederhanaan.
Meski lahir dalam kesederhanaan akan tetapi kehidupan orang tua Yesus diselimuti ketakutan karena ancaman pembunuhan oleh raja herodes. Sehingga yang terjadi Yusuf dan Maria harus membawa Yesus ke Mesir agar terhindar dari ancaman.
"Sering kali manusia takut dengan ancaman. Tapi Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan. Jadi jangan takut ketika datang pencobaan dalam hidup kita, seperti kata Yesus jangan takut dan datanglah kepada-Ku," jelas Mamoto yang juga wartawan media online Cahaya Pagi.
Sementara itu bupati pada kesempatan itu menyampaikan, dirinya dan wabup terharu saat mengikuti ibadah yang dilaksanakan wartawan Minsel bersama yatim piatu. Dikatakannya semua patut bersyukur karena dalam perayaan natal ini ada sukacita dan roh kudus yang dirasakan.
"Walaupun sederhana terlihat wartawan sangat peduli dengan anak yatim piatu. Lewat khotbah kita sudah diingatkan untuk peduli terhadap sesama dan tidak boleh takut. Saya terkesan dengan khotbah karena sudah menguatkan kita agar tidak takut," kata Tetty sapaan familiar bupati.
Dia mengungkapkan dalam beberapa kesempatan disaat anaknya masih kecil, dirinya dan yayasannya selalu merayakan natal bersama dengan anak yatim piatu. Karena merayakan natal bersama anak yatim piatu dia merasakan hadiriat Tuhan selalu hadir.
"Bagi kita yang bekelebihan tidak ada salahnya berbagi. Saya terharu. Saya juga merasakan. Kehilangan satu saja sangat sedih apalagi kehilangan keduanya," ujar Tetty.
Selanjutnya dia berpesan wartawan sebagai mitra kerja pemerintah hendaknya memberikan berita yang bermutu. Dimana ketika ada kekurangan silakan koreksi.
"Saya berharap lewat tangan-tangan wartawan, berita Minsel semuanya menjadi menarik. Banyak potensi daerah kita yang perlu diekspose, seperti pariwisata dan program-program saya dan pak wabup," katanya.
"Tanpa kalian kita tidak apa-apa. Kita butuh kalian saya dan wabup. Mari bersama-sama kita bangun Minsel. Semoga tahun 2017 menjadi tahun berkat bagi Minsel," kunci Tetty. (jerry sumarauw)



































