Pedagang Mengeluh Mulai Merugi


Kawangkoan, ME

Pembagunan Pasar Kawangkoan yang memakan waktu lebih dari empat bulan mulai dikeluhkan sebagian para pedagang. Mereka mengatakan omset penjualan selama pembagunan pasar mengalami penurunan.

Penataan lokasi penjualan sementara mereka kurang tepat karena sangat sempit dan saling campur berdasarkan jenis jualan. Hal tersebut dianggap pemicu berkurangnya jumlah pembeli yang berkunjung ke pasar tersebut.

Ice Rori, pedagang di Pasar Kawangkoan kepada manadoexpress.co, Kamis (15/12/2016) mengatakan selama pembagunan pasar ini dirinya mengalami kerugian karena tempat ia berjualan kurang dikunjungi oleh pembeli.

"Biasanya dagangan saya banyak yang laku, tapi setelah pasar dibongkar dan selama pembangunan, omset dagangan saya menurun. Kentang saja yang biasanya laku tiga sampai empat karung selama hari pasar, sudah turun menjadi satu karung itupun selama satu minggu," ketusnya.

Para pedagan yang lain juga mengeluhkan hal yang sama, mereka merasa tempat yang disiapkan untuk berjualan sementara tidak lagi layak ditempati.

"Akhir-akhir ini dagangan kami kurang pembeli karena lokasi kami berjualan ada di dalam pasar yang sempit. Banyak pengunjung yang tidak mampir dan hanya lewat. Sedangkan pedagang yang lain di tempatkan di jalan, makanya banyak pengunjung yang lewat dan mampir," keluh para pedagan.

Mereka berharap kalau pengelola pasar secepatnya mengatur dan memindahkan mereka ke lapak-lapak yang baru, agar omset penjualan mereka kembali stabil.

"Berharap secepatnya kami dapat menempati kios dan lapak-lapak yang baru dibangun. Penempatan pedagang harus diatur sebaik mungkin supaya tidak timbul iri hati dengan pedagan yang lain," kata mereka. (fista tulungen)



Sponsors

Sponsors