Foto: Saat kegiatan workshop.
Keamanan Pangan Individu Pengaruhi Tingkat Kesehatan Masyarakat
Tingkat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh seberapa aman makanan yang dikonsumsi. Keamanan pangan merupakan unsur yang tak kalah penting dalam peningkatan sumber daya manusia.
Terkait dengan itu, pemerintah Kota Tomohon bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Utara menggelar workshop di Okoy Flower Garden Kakaskasen, Selasa (13/12).
Kegiatan dimaksud, yakni workshop kedua kemitraan keamanan pangan untuk monitoring dan evaluasi GKPD bersama lintas sektor di Kota Tomohon. Adapun, worksop bertujuan untuk peningkatan kemandirian masyarakat di bidang keamanan pangan.
"Kami berharap, workshop ini akan melahirkan agen-agen keamanan pangan demi masyarakat yang sehat, kuat, bermoral dan bermartabat tinggi," ujar Asisten I, Dra Truusje Kaunang saat membacakan sambutan dari Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak.
Kaunang menambahkan, kemitraan pangan saat ini, akan menjadi ajang penyatuan persepsi. Perlu adanya kepedulian individu terhadap keamanan mutu pangan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.
Sementara, Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Sulut, Dra Maria S Patabang APT menuturkan, pengawasan keamanan pangan merupakan hal penting.
Menurutnya, pengawasan perseorangan secara mandiri dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman. Sekaligus dapat memperkuat ekonomi desa/kelurahan melalui program keamanan pangan desa.
Tampak hadir dalam workshop, yaitu Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Tomohon, Ir Vonny F Pontoh MBA, Lurah dan peserta perwakilan Kelurahan. (hendra mokorowu)



































