Kaum Muda Diajak Waspadai Gejolak Konflik Sara dan Politik

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-nilai Luhur Budaya Bangsa


Tomohon, ME

Generasi muda perlu meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi gejala perpecahan. Semangat nasionalisme senantiasa ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan.

Demikian diungkapkan Asisten Ekonomi Pembangunan, Ronny Lumowa SSos MSi saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak dalam sosialisasi wawasan kebangsaan, Kamis (8/12).

Generasi muda perlu diberi perhatian serius. Pasalnya, menurut Lumowa, kaum muda itu sangat labil dan gampang dikonstruksi oleh nilai budaya luar.

Pengawasan orangtua didik perlu diperankan. Apalagi era di digital katanya, kaum muda marak menggunakan internet. Seharusnya diawasi, dibimbing dan diarahkan agar menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa.

“Kita perlu waspada menyikapi gejolak yang mungkin terjadi. Antisipasi kemungkinan konflik sara dan politik. Kegiatan ini sangat penting untuk membangkitkan semangat nasionalisme dalam diri masyarakat,” ujar Lumowa di Aula SMA Kristen 1 Tomohon.

Sama halnya dituturkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon, Drs Paulus Roring. Menurutnya, memeperkokoh ketahanan bangsa berarti menumbuhkan dan menyegarkan kembali pemahaman masyarakat soal nilai luhur budaya Indonesia.

Lanjutnya, rasa dan semangat kebangsaan perlu dibangkitkan lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Tambah Roring, hal tersebut dapat mendorong terciptanya kehidupan harmonis guna mencapai cita-cita nasional dalam kerangka NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUG 1945.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri Kasat Reskrim Polres Tomohon, AKP Frely Sumampow, Perwira Penghubung Kodim 1302/Minahasa, Mayor Inf Masgen Abas, Kepala Seksi Perdata, Tata Usaha Negara Kejari, Windu Sugiarto SH MH, tokoh agama dan masyarakat serta perwakilan pelajar se-Kota Sejuk. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors