Bokau Terpilih Ketua APDESI Minsel


Amurang, ME

Musyawarah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan agenda pemilihan Ketua sukses digelar. Pemilihan yang digelar di Aula kantor bupati lantai 4 melahirkan pemimpin baru periode 2016-2021.

Ada empat kandidat yang maju dalam pencalonan ini, diantaranya, Jerry Bokau, Susan Lidya Lumi, Ridel Marentek dan Frangky Pondaag. Namun sebelum tahapan pemilihan dilaksanakan salah satu calon (Ridel Marentek) mengundurkan diri.

Sebanyak 123 dari 167 Hukum Tua (Kumtua) yang ada di Kabupaten Minsel menyalurkan suara mereka dipemilihan tersebut. Dalam pemilihan itu, Jerry Bokau memperoleh dukungan terbanyak dengan 81 suara, sementara Susan Lidya Lumi 28 suara dan Frangky Pondaag 15 suara.

Usai terpilih Bokau menyampaikan terima kasih telah memberi dukungan dan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi para kepala desa di Kabupaten Minsel. Dia berjanji akan memperjuangkan aspirasi para Kumtua.

"Kepercayaan ini merupakan salib dan tanggungjawab akan saya jalankan untuk kemajuan APDESI Minsel. Kedepan kita saling mengingatkan dan menopang apa yang akan menjadi program untuk kemajuan dan kesejateraan para Kumtua," ujar Bokau saat menyampaikan sambutan, Senin (5/12).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimipinan Daerah (DPD) APDESI Sulut, Tommy Lesar, yang hadir langsung dalam pemilihan tersebut, menyampaikan agar akan segera melakukan pelantikan. Namun sebelumnya dia mengingatkan ketua yang baru terpilih segera menyiapkan komposisi kepengurusan.

"Jadi ketua yang baru terlebih dahulu bentuk formatur untuk melengkapi struktur selambat-lambatnya satu minggu. Setelah itu disampaiklan ke DPD dan baru dilakukan pelantikan," tandasnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Minsel, Benny Lumingkewas yang mewakili bupati memberikan selamat kepada Bokau yang sudah terpilih. Selanjutnya dia menegaskan bahwa dalam pemililhan ini murni dilaksanakan sesuai dengan keinginan bupati tanpa ditungkangi partai politik.

"Ada isu yang berkembang pelaksanaan pemilihan ini disusupi politik. Jadi seperti yang sudah ditegaskan bupati tidak ada unsur politik. Pelaksanaan pemilihan ini bersih tanpa ada intervensi partai politik," tukasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors