Desa Pinaling Gelar Open Turnamen Sepakbola Mini


Amurang, ME

Memperingti Sumpah Pemuda 28 Oktober dan Hari Pahlawan 10 November, Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur, mengelar open turnamen sepakbola mini CEP-FDW 2016.

Ketua penyelenggaran Calvyn Mamoto mengatakan, penyaluran minat dan bakat generasi muda merupakan salah satu cara untuk mengurangi berbagai persoalan yang sering menggangu kententraman masyarakat.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk merangkul generasi muda agar dapat berprestasi dibidang olahraga khususnya sepakbola," kata Mamoto, Minggu (4/12).

Selanjutnya dia menjelaskan, digelarnya turnamen ini adalah untuk mencari generasi muda yang berbakat. Karena selama ini dia menilai Kabupaten Minahasa (Minsel) banyak mencetak pemain sepakbola berbakat. Selain itu digelarnya kegiatan ini untuk mempererat rasa persaudaraan antar generasi muda melalui sportifitas dalam berolahraga.

"Banyak pemain sepakbola profesional lahir lewat turnamen seperti ini. Jadi diharapkan turnamen ini bisa melahirkan pesepakbola profesional yang bisa mengharumkan nama daerah," jelas Mamoto.

Lewat kegiatan ini dia menurut dia menjadi sarana untuk mengajak generasi muda menjauhi narkoba. Karena dengan menjauhi narkoba berati telah mengingat jasa pahlawan bagi generasi muda masa kini.

"Maraknya peredaran narkoba yang merusak generasi muda tentu menjadi kewajiban kita juga untuk mengkampanyekan gerakan anti narkoba dan miras (minuman keras) di turnamen ini. Jadi melalui Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan tahun 2016, kita jadikan generasi muda di Minsel sebagai pahlawan dalam pembangunan yang anti narkoba dan anti miras," tukasnya.

Sebanyak 64 tim terlibat dalam lomba yang sudah dimulai sejak 7 November dan akan berakhir 22 Desember mendatang di lapangan desa setempat. Juara pertama dalam turnamen ini akan mendapatkan uang tunai Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, juara 4 Rp1 juta dan top skor Rp500 ribu. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors