EMAN: Percuma Dipuji dan Dihormati Jika Jiwa Tak Selamat


Tomohon, ME

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Seminari St Fransiskus Xaverius Kakaskasen yang baru, bersama-sama dengan Uskup Manado Mgr Joseph Suwatan MSc, Sabtu (3/12).

Dalam sambutannya Eman mengatakan bahwa keberhasilan atas dibangunnya gedung yang representatif ini, merupakan langkah maju dan menggembirakan bagi dunia pendidikan di Kota Tomohon.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan seminari, rektor bahkan panitia serta seluruh pihak yang turut mengambil bagian, hingga gedung ini boleh terbangun,” ucap Eman.

Ditambahkannya, dalam rangkaian acara tersebut yang sekaligus dirayakan pesta pelindung seminari Santo Fransiskus Xaverius, dimaknai dengan penuh sukacita dan damai sejahtera.

“Perayaan pesta pelindung ini merupakan momen penting bagi umat beriman Menghayati sisi kehidupan dari Santo Fansiskus Xaverius yang mengajarkan orang beriman Katolik merupakan misionaris yang mampu membawa kabar dan teladan kepada sesame,” ungkapnya.

Ungkap Wali Kota, teladan yang patut ditarik, yakni nilai semangat ketika Santo Fansiskus Xaverius berumur 19 tahun, Ia berangkat ke Paris untuk belajar di salah satu perguruan tinggi. Pendidikan baginya merupakan suatu hal yang penting dan menjadi tolak ukur pendewasaan budi pekerti.

“Demikian pula halnya para seminaris yang ada di Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen ini, diharapkan taat dan disiplin selama menimbah ilmu,” tambahnya.

Menurutnya, semua itu haruslah dibarengi dengan dengan sikap hidup saling menghargai satu dengan yang lainnya dengan iman yang teguh. Tidak gila hormat dan tak sombong.

“Apa gunanya dihormati dan dipuji orang, kalau jiwa tidak selamat? Segala sesuatu yang dikerjakan bukan demi Allah, maka tidak akan ada gunanya,” tutur Eman mengutip perkataan Santo Ignatius.

Peresmian ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut, Kepala Biro Pembangunan Prov Sulut, Drs Edwin Kindangan MSi, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Wenur, Anggota DPRD Tomohon, Maria Pioh, Rektor Seminari Kakaskasen, Pr Paulus Polce Pitoy MSc, Kepala SMA Seminari Kakaskasen Pr Harry Singkoh MSc, Ketua Yayasan Katolik Keuskupan Manado, Pr Fecky Singal dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors