Foto: Saat pertemuan.
Sopir dan Dishubkominfo Sepakati Fasilitas Terminal Angkot Dilengkapi
Tomohon, ME
Sejumlah perwakilan sopir angkot di Kota Sejuk bertatap muka dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tomohon di Aula Mapolres, Kamis (1/12). Perwakilan Sopir Angkot Kota Tomohon, Bimo Sumarto menuturkan, perubahan pada terminal tersebut menyulitkan pihaknya. Katanya, pendapatan sopir menurun. Untuk itu, Ia meminta penataan terminal dikembalikan seperti semula.
“Perubahan ini saya yakin untuk kebaikan bersama. Namun, memang ada dampak-dampak yang harus kita atasi bersama. Khusus Bulan Desember ini, kami minta agar terminal bawah dibuka kembali bagi angkot,” pinta Sumarto yang juga warga Tumatantang, trayek Basis Saronsong.
“Kalau memang posisi terminal tetap seperti itu, maka kami minta fasilitas terminal dilengkapi. Di tempat menaikan penumpang harus diberikan atap, apalagi saat ini musim hujan. Banyak penumpang yang mengeluhkan soal jalur roda pengangkut barang,” ungkap Sumarto diiyakan Samuel Pojoh yang juga perwakilan sopir Tomohon Utara.
Menanggapi keluhan para sopir, Kepala Dishubkominfo Kota Tomohon, Steven Waworuntu SSTP mengatakan, terminal bawah sudah harus diserahkan ke Provinsi Sulawesi Utara per 1 Januari 2016. Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengambil kebijakan, membelah Terminal Beriman menjadi 2. Terminal Beriman bagian atas dikelola Pemkot Tomohon. Sedangkan terminal bawah menjadi dikuasai Provinsi Sulut.
“Soal fasilitasi atap atau kanopi itu pasti akan kita bangun, tapi mungkin agak tertunda, karena terkendala pada anggaran. Sementara untuk prosesnya penganggaran pasti memakan waktu,” ujar Waworuntu dalam forum yang difasilitasi oleh Kepala Satuan Intelkam Polres Tomohon, AKP Kilion Landangkasiang.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan, antara lain. Penataan Terminal Beriman tetap berlaku sesuai dengan SK Wali Kota Tomohon. Pihak Dishubkominfo akan berupaya memaksimalkan fasilitas Terminal Angkot, yakni pembuatan kanopi untuk penumpang, jalan roda pengankut barang dan mengatasi sejumlah persoalan yang dikeluhkan perwakilan sopir.
“Penataan terminal yang sudah kita lakukan tetap berlaku. Namun, soal apa yang dikeluhkan teman-teman sopir, pasti kita akan selesaikan tahun ini juga. Jalan roda pengangkut barang sedang kita kerjakan. Untuk fasilitas atap, walau bersifat sementara, akan kita kerjakan segera,” ungkap Waworuntu kepada manadoexpress.co usai forum ditutup.
Diketahui, pertemuan ini dihadiri Kasat Lantas Polres Tomohon, AKP Sam Dotulong beserta jajarannya dan para Staf Dinas Hubkominfo. Sementara, perwakilan sopir yang hadir, yakni Sumarto, Pojoh dan Stefanus Palandeng. (hendra mokorowu)



































