Foto: Wawali Sompotan saat memberikan sambutan.
Hadiri MAG, Sompotan: Guru Pengemban Tugas Sejati
Tomohon, ME
Terima Kasih Guruku. Itulah tema sentral yang dipilih Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon dalam kegiatan Malam Apresiasi Guru (MAG) di Aula Koronka Kaaten Matani, Jumat (25/11). Kegiatan ini diinisiasi oleh Pengurus OSIS se-Kota Tomohon dan dikemas dalam bentuk konser. Kegiatan penghargaan kepada pahlawan tanpa jasa ini digelar dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) 2016 Kota Tomohon.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi melalui Sekretaris Dinas Herung Pondaag SPd mengatakan, guru memiliki peran vital dalam menciptakan sistem pembelajaraan yang berkualitas. Untuk itu, dibutuhkan guru profesional dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang bermutu dan bermartabat.
Adapun rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, yakni jalan sehat, launching gerakan pramuka, lomba gerak jalan, selesksi akademik calon kepala sekolah, diklat fungsional calon pengawas, pelatihan TIK kerjasama dengan Microsoft Indonesia, pelatihan senam otak, pelaksanaan guru pembelajar dan sosialisasi sasaran kinerja pegawai.
Menghadiri kegiatan, Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan mengatakan, profesi guru bermakna strategis karena penyandangannya mengemban tugas sejati bagi proses pemanusiaan, pencerdasan, pembudayaan dan pembangunan karakter bangsa.
Tuntutan agar guru semakin profesional dan berkualitas terus-menerus diupayakan oleh pemerintah. Pemerintah Kota Tomohon berbangga dengan capaian pendidikan dengan angka rata-rata uji kompetensi guru Tahun 2015, tertinggi di Sulut, yakni sebesar 57,37. Persentase guru berpendidikan minimal Strata Satu di Kota Tomohon menyentuh angka 85%. Hal ini tentunya berdampak juga pada peningkatan presentasi guru dan siswa di Kota Tomohon, baik di tingkat provinsi maupun nasional, bahkan internasional.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan selamat Hari Guru yang dan HUT ke-71 PGRI. Mengutip pernyataan Ki Hadjar Dewantara ing ngarsa sing tuladha (berada di depan untuk memberikan teladan), ing madya mangun karsa (berada di tengah untuk memberikan kesempatan untuk memberikan kesempatan berkarya), dan tut wuri handayani (berada di belakang untuk memberikan dorangan dan arahan)," tutup Sompotan dalam sambutannya.
Tampak hadir Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Dr Arnold Poli SH MAP, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dr Olga Karinda, Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial dr Deesye Liuw MBiomed, para Kepala Sekolah se-Kota Tomohon, guru dan siswa. (hendra mokorowu)



































