PKL dan Pedagang Asongan Disuluh Cara Tingkatkan Perekonomian


Tomohon, ME

Pedagang kaki lima (PKL) dan asongan diberikan penyuluhan peningkatan disiplin, yang digelar oleh Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kota Tomohon di Rogs Cafe Kolongan, Selasa (22/11).

Kepala Disperindag Kota Tomohon, Ruddy Lengkong SSTP menuturkan, penyuluhan ini sebagai sarana untuk melatih para pelaku usaha ekonomi mikro, termasuk PKL.

Sarana ini juga berfungsi sebagai penggerak dan daya saing ekonomi. Di dalamnya tercipta kemakmuran rakyat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan perlidungan konsumen.

Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, Ir Harold V Lolowang MSc mengatakan, pemerintah daerah menetapkan peraturan perundang-undangan dan kebijakan.

Meliputi aspek sarana prasarana, informasi usaha, kemitraan, perizinan usaha, kesempatan usaha, promosi dagang dan dukungan kelembagaan lainnya.

Kata Lolowang, di sisi perdagangan, Disperindag memiliki peran sebagai fasilitator sarana usaha produktif. Dengan melakukan bimbingan teknis, pelatihan kewirausahaan kepada usaha mikro, penyuluhan dan memberikan bantuan peralatan.

"Harapan kami, bantuan yang diserahkan saat ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh pelaku usaha kecil. Dengan begitu, pendapatan keluarga bisa meningkat. Jika demikian, pendapatan masyarakat Kota Tomohon pun meningkat," ucap Lolowang.

Diketahui, materi penyuluhan diberikan oleh Kepala Bidang Dalam Negeri Disperindag Provinsi Sulawesi Utara, Ir Hanny Wajong MSi. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors