Foto: Saat kegiatan berlangsung.
Tekan Eksploitasi Energi, Pemkot Giatkan TK2E
Tomohon, ME
Konservasi energi dipahami sebagai pendayagunaan secara efisiens dan rasional. Tanpa mengurangi penggunaan energi yang sesunguhnya diperlukan. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah, Dr Arnold Poli SH MAP mewakili Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan Temu Koordinasi Konservasi Energi (TK2E) di Kota Tomohon, Kamis (17/11).
Dijelaskannya, konservasi (penghematan) energi juga disebut suatu tindakan untuk mengurangi jumlah penggunaannya yang optimal sesuai dengan kebutuhan. Itu disebut juga atau hemat-energi, hemat-biaya.
Poli menguraikan, UU Nomor 30 Tahun 2007 dan PP Nomor 7 Tahun 2007 serta Inpres Nomor 13 Tahun 2011 menjadi strategi yang cepat dan tepat guna menanggulangi krisis energi. Aturan-aturan ini bertujuan untuk memelihara kelestarian sumber daya energi alam.
“Saya berharap, para peserta kegiatan ini dapat memberikan solusi positif untuk keonservasi dan efisiensi energi. Tentu demi meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menanggulangi krisis energy,” tutup Poli.
Sebelumnya, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Kota Tomohon, Dra Adelien Poluan mengatakan, TK2E ini dimaksudkan untuk mengordinasikan serta sinkronisasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Masyarakat dapat menerapkan konservasi energi dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus mempelajari langkah-langkah, cara-cara yang harus dilakukan guna efisiensi sumber daya energi.
Diketahui, tampil sebagai Narasumber, yakni Asisten Ekonomi Pembangunan Ronny Lumowa SSos MSi dan Biro SDA Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini dihadiri Kepala atau Perwakilan SKPD, Kecamatan, para Lurah serta masyarakat utusan Kelurahan se-Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



































