Dibatasi Pertamina, Minsel Krisis BBM Premium
Amurang, ME
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bukan hanya disebabkan permainan penampung dan petugas SPBU. Kelangkaan yang terjadi beberapa bulan terakhir ini dikarenakan pasokan untuk wilayah Minsel telah dibatasi oleh Pertamina.
"Sebenarnya jatah untuk tiga SPBU di Minsel mendapat pasokan 16 sampai 24 ribu kilo liter. Tapi sekarang dibatasi hanya 8000 kilo liter," kata Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minsel, Adrian Sumuweng, saat memberi keterangan di kantor bupati, Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Pondang, Amurang Timur, Jumat (11/11).
Akibat kelangkaan ini dia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel telah menyurat langsung ke Pertamina dan hal ini sudah disampaikan ke bupati. Namun hingga saat ini jawabai belum juga mereka dapatkan.
"Kita sudah layangkan surat mempertanyakan kenapa ada pembatasan premium di wilayah Minsel dan surat yang dilayangkan ditanda tangani Sekda . Kita mempertanyakan kenapa wilayah Minsel kuota BBM premium harus diturun, sementara kebutuhan akan premium terus meningkat. Apalagi ini jalur trans sulawesi," ujarnya.
"Masyarakat sering bertanya premium langka, tapi ternyata kuotanya yang dikurangi. Yang kita kuatirkan kelangkaan premium ini beerdampak pada kenaikan bahan pokok, apalagi ini menjelang natal dan tahun baru," tambah Sumuweng. (jerry sumarauw)



































