Digilas Hilux, Gadis 16 Tahun Meregang Nyawa
Kotabunan, ME
Ruas Jalan trans sulawesi kembali minta tumbal kali ini terjadi di desa Ketabunan Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rabu (10/07) pkl 06.00 wita.
Mobil hilux hitam DB 8020 N yang dikendarai oleh HA alias husni menabrak dua pejalan kaki Sumarni Rahmani (16) dan Sri Lawatu (17). Sumarni Rahmani tewas ditempat kejadian sedangkan Sri Lawatu dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami memar dibagian kepala dan pinggang.
Dari sumber resmi mengatakan saat itu kedua korban sedang menyeberang jalan, tiba-tiba dari arah paret menuju kotabunan mobil hilux hitam yang dikendarai oleh Husni melaju dengan kecepatan tinggi, diduga Husni tidak bisa mengendalikan mobil dan akhirnya menabrak korban.
Korban meninggal anak dari pasangan Rahmat Rahman (43) dan Jawira Makahenggeng (38) dan sebagai siswa MTs kelas tiga (III) kotabunan. Rahmat (ayah korban) menuturkan memang beberapa hari ini sudah ada tanda-tanda aneh sama anaknya. "Beberapa hari yang lalu waktu Sumarni ke manado saya selalu teringat dia padahal tidak seperti itu, bahkan tadi malam waktu mandi itu lama sekali sampai mamanya tegur mandi sampai lama-lama, biasa ia mandi tidak lama begitu", tutur Rahmat.
Ditambahkannya, saya sudah ikhlaskan anak saya umurnya hanya sampai disitu, dan saya tidak mau mempersoalkannya karena mungkin ini sudah takdir untuk anak saya.
"Kalau untuk urusan hukum masalah tabrakan itu wewenang kepolisian, kalau untuk kematian anak saya, secara pribadi dan keluarga tidak perlu dipermasalahkan", jelasnya.
Kapolsek urban Kotabunan melalui Kanit Lantas, S. Radjiman mengatakan memang benar sudah terima laporannya, dan pelaku sudah kami amankan dan kasusnya sementara dalam proses penyelidikan lanjutan, Pungkasnya. (Rahman Igirisa)
Foto : Sumarni Rahmani 16) Korban Tewas (Kiri) dan Sri Lawatu (17) Dalam Perawatan di RS (Kanan)



































