Jelang Natal LPG Kian Langka, Pengusaha Curang Mulai ‘Gentayangan’


Tomohon, ME

Aroma tak sedap mulai menyebar ke masyarakat Kota Sejuk. Isu soal kelangkaan LPG (liquified petroleum gas) 3 Kg merebak hingga menjadi pokok pembicaraan warga. Tak hanya itu, desas-desus kenaikan harga bahan bakar bersubsidi ini pada menjelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 pun mulai resahkan warga.

“Saat ini kami mulai susah mencari gas untuk memasak. Sudah sekitar 2 minggu ini kami kesulitan memperoleh LPG,” ujar salah satu warga Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara yang enggan menyebutkan namanya di media.

Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Sulawesi Utara, Danny Tular menduga, pihak-pihak tertentu mulai curang, menciptakan kondisi ini untuk meraup keuntungan. “Jangan-jangan, kelangkaan Gas LPG ini sengaja dimainkan pengusaha nakal. Apalagi di momen menjelang Bulan Desember ini, kebutuhan masyarakat akan LPG meningkat,” tutur Tular.

Ia meminta, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Tomohon untuk segera melakukan razia LPG. “Jika ada pengusaha yang didapati menampung LPG, saya harap ditindak tegas oleh yang berwenang, dalam hal ini Pol-PP,” seru Kobis sapaan akrab Tular.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kota Tomohon, Jeane A Bolang SH saat dikonfirmasi mengatakan, Ia telah menugaskan Bidang Energi untuk mengcek, apa penyebab kelangkaan LPG tersebut. Katanya, apakah ini dari agen atau bagaimana, dilihat saja nanti dari hasil pengecekan.

“Walaupun Dinas ESDM tidak terkait dalam persoalan ini, karena kita hanya bergerak di eksplorasi LPG, tapi kami merasa bertanggung jawab untuk mencari tahu apa penyebab kelangkaan,” aku Bolang di ruang kerjanya, Senin (7/11).

Dijelaskannya, proses penyaluran LPG 3 Kg, yakni dari Pertamina kepada agen, selanjutnya didistribusikan ke pangkalan-pangkalan. Lanjtnya, dari pangkalan kemudian didistribusiakan ke masyarakat.

“Yang jelas, Bagian Ekonomi dan Disperindag bersama Pol-PP sudah melakukan sidak (inspeksi mendadak), turun lapangan untuk mengcek tentang kelangkaan LPG ini. Kami juga dari ESDM akan tetap memonitor dan mengontrol ke lapangan,” tandasnya. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors