Hadiri HUT Desa Talaitad Utara, Wabup Deklarasi Dua Program
Sulta, ME
Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donni Wongkar menghadiri HUT Desa Talaitad Utara ke-5. Acara ini dirangkaikan dengan deklarasi dua program pemerintah desa, stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun, Senin (31/10). Kegiatan ini sendiri diawali dengan kebaktian yang diikuti ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya Wabup mengatakan bahwa ada tiga tugas pemerintah desa yang harus dilakukan, pertama adalah, melaksanakan kebijakan publik dimana segala peraturan perundangan harus diperhatikan. Kedua harus melayani masyarakat dalam bentuk apapun yang didalamnya pelayanan administrasi dan yang ketiga menjaga keamanan dan ketertiban desa.
"Tiga tersebut wajib dilaksanakan. Masyarakat juga harus mengevaluasi Kumtua (Hukum Tua) apakah kewajibannya telah dijalankan. Selain itu masyarakat juga harus mendukung pemerintah desa secara efektif," kata Wongkar.
Menurut dia semua kewajian tersebut boleh terjadi jika semua menyadari tugas fungsi masing-masing. Karena itu dia berkeyakinan jika di pemerintahan dalam melaksanakan tugas pokok fungsi dilakukan dengan baik dan benar, maka segala kegiatan akan berhasil dan berdaya guna. Tapi kalau yang terjadi adalah gesekan, saling menjatuhkan itu tidak baik.
"Yang ada, baik Pemerintah desa, BPD dan masyarakat harus mengisi, saling menguatkan, saling mempersatukan setiap program kegiatan yang ada. Makanya saya punya keyakinan Desa Talaitad Utara ini akan lebih maju dari 9 desa yang ada di Kecamatan Sulta dan 167 desa yang ada di Kabupaten Minsel, asalkan kita saling mengisi, kita saling melengkapi, kita saling menguatkan. Saya yakin masyarakat disini mampu melaksanakan itu," urainya.
Dia juga mengatakan agar masyarakat dapat membantu Pemkab Minsel dari segi keamanan dan ketertiban. Dimana sebagai masyarakat, sudah menjadi kewajiban untuk mejaga situasi desa agar tetap aman dan terjaga.
"Kalau torang aman dan tertib, banyak orang akan datang di Minsel, dengan demikian maka kita akan terkenal di Sulut, Nasional bahkan di dunia," katanya.
Untuk program stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun dia sangat baik karena akan membuat lingkungan bersih dan kesehatan masyarakat dapat terjaga.
"Tentunya untuk program stop buang air besar sembarangan itu sangat tepat dilakukan, apalagi beberapa waktu lalu Dinas Kesehatan Provinsi telah melakukan penelitian dengan mengambil sampel di sungai Marwasei dan itu sudah tercemar berat salah satu penyebabnya adalah sanitasi," terangnya.
"Mereka sudah surati Pemkab Minsel terkait masalah ini. Saluran air disini menurut Kumtua juga muaranya ke suangai Marwasei jadi tepatlah program kegiatan ini dicanangkan di Desa Talaitad Utara dalam rangka mengatasi pencemaran lingkungan," tutup Wongkar. (jerry sumarauw)



































