Foto: Saat usai peluncuran EMAS-ODSK.
DPPKBMD Tomohon Luncurkan Program EMAS-ODSK
Tomohon, ME
Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (DPPKBMD) Kota Tomohon meluncurkan program EMAS-ODSK (e-money a save one day service key), Jumat (28/10). Program ini merupakan strategi pelayanan publik di bidang pengelolaan keuangan dengan percepatan pencairan dana yang aman dan penerbitan SP2D (surat perintah pencairan dana) hanya satu hari sudah selesai.
Kepala DPPKBMD, Dr Juliana D Karwur MKes MSi dalam laporannya menjelaskan, program EMAS-ODSK bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola keuangan daerah. Sebagai upaya agar dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola keuangan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel.
Mewakili PKP2A II LAN Makassar, Dr Muhammad Aswad MSi mengatakan, setiap instansi pemerintah harus mampu memiliki pemikiran inovatif untuk memajukan organisasinya.
"Saya mewakili PKP2A II LAN Makassar sangat bangga karena dari sekian banyak kabupaten/kota di kawasan Indonesia Timur, Tomohon telah mewujudkan diri sebagai daerah yang mampu membuat inovasi-inovasi terbaik," ungkapnya.
Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak mengatakan, dengan program EMAS-ODSK, proses penerbitan SP2D berlaku satu hari, jika dokumen-dokumen pendukung dinyatakan memenuhi syarat dan lengkap. "Namun, apabila SPP/SPM dan dokumen pendukung lainnya tidak memenuhi syarat, maka akan diterbitkan surat penolakan penerbitan SP2D selama 1 hari kerja," terang Eman.
Dirinya menuturkan, penyelenggaraan EMAS-ODSK ini dapat mengatur lebih baik budaya kerja aparatur pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
"Dalam ranah proses pengambilan SP2D dan pemanfaatan aplikasi kasda online bersama Bank Sulut serta penerapan EMAS-ODSK, dapat menyumbang 5 budaya kerja, yaitu komitmen melayani, integritas, profesionalisme, akuntabel dan inovatif," ungkapnya.
Untuk aplikasi kasda online, dilaksanakan demi mempermudah proses pengelolaan keuangan daerah. Aplikasi ini dapat memberi dampak positif terhadap pelayanan publik. Di antaranya, mengurangi resiko pengembalian berkas SP2D, memudahkan pemantauan transaksi keuangan daerah. Mempercepat proses pembayaran realisasi SP2D kepada pihak ketiga dan memudahkan pemerintah melakukan rekonsiliasi keuangan.
Berbagai manfaat program dan aplikasi tersebut diharapkan Eman, dapat mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian dari BPK RI atas laporan keuangan pemerintah daerah.
Adapun, pemanfaatan aplikasi kasda online telah dilakukan ikatan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Pemkot Tomohon, BPKP Sulut dan Bank Sulutgo. Kegiatan ini juga dirangakaikan dengan peresmian e-office DPPKBMD.
"Dengan diresmikannya aplikasi e-office, diharapkan akan menjadi awal bagi Pemkot Tomohon dalam mewujudkan pusat pelayanan publik di satu atap," kunci Eman dalam sambutannya.
Kegiatan launching ini dihadiri Kepala BPKP Sulut, Sihar Panjaitan, Dirut Pemasaran Bank SulutGo, Meyky Taluwuna, Manager BI Sulut, Meike Rantung, Kepala BPKBMD Sulut, Olvi Ateng SE MSi, Kepala DPPKBMD Bolmong, Aang Wardiman, Muspida Kota Tomohon, Ketua DPRD Ir Miky Wenur, Ketua Pengadilan Negeri Tondano, Julien Mamahit SH MH, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, unsur Kejari Tomohon, Anita Kula SH, Perwira Penghubung, Mayor Inf Masgen Abas, jajaran Pemkot Tomohon. (hendra mokorowu)



































