Bitung Berbenah, Mantiri Minta Maaf Macet Saat FSPL


Bitung, ME

Semakin dekatnya penyelenggaraan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 6-10 Oktober ini, Pemerintah Kota Bitung bersama masyarakat terus melakukan pembenahan dengan melakukan kerja bakti massal. Dintaranya dengan melakukan pembersihan dan perbaikan pada sebagian besar jalan protokol hingga lorong sekalipun.

Even berskala nasional ini, bukan hanya untuk menjawab program nawacita cetusan Jokowi-JK yang mengusung salah satu tema pariwisata ”Pesona Indonesia” nya saja, namun juga dirangkaikan dengan even tahunan lokal yakni peringatan HUT Kota Bitung ke-26.

Pembenahan di Kota Bitung, juga diintensifkan kepada ASN dan THL dalam lingkup Pemkot Bitung itu sendiri. Salah satunya, dengan melakukan pembagian jadwal dan lokasi untuk melakukan pembenahan dengan melakukan pengecetan dan memasang bendera dan baliho dan sebagainya. Sebagaimana diungkapkan Kabag Humas Setkot Bitung, Erwin Kontu,SH, kepada wartawan, Selasa (4/10). ”Semuanya ini sebagai wujud untuk penataan dan mempercantik Kota guna memberikan daya tarik bagi pengunjung FPSL nanti,” ujarnya.

Tentang penyelenggaraan FPSL nanti, Pemkot Bitung menyampaikan ucapan maafnya kepada masyarakat, karena akan terjadi kemacetan pada beberapa ruas jalan, sehingga mengganggu aktivitas dan lalu lintas berkendara di Kota Bitung. Seperti yang diungkapkan Wakil Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri.

Adapun kegiatan FPSL yang menggunakan jalanan sebagai penyelenggaraan kegiatan, seperti lomba Colorfull Run 10KM yang akan digelar 8 Oktober mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WITa dengan mengambil garis Start dari Kantor Walikota Bitung melintasi jalan Sam Ratulangi, Yos Sudarso, A. A. Maramis, R. E. Martadinata, P.M Tangkilisan, kemudian belakang Asikin, Babe Palar dan kembali ke Jl. Sam Ratulangi, dan Finish di depan Kantor Walikota Bitung.

Mantiri menjelaskan, bukan saja kemacetan arena Colorfull Run 10Km, namun kemacetan juga pasti akan terjadi di sepanjang ruas jalan Pelabuhan Samudera Bitung menuju Pelabuhan Perikanan Samudera Aertembaga yang merupakan titik sentral penyelenggaraan FPSL. ”Oleh karena itu, diharapkan kepada segenap warga, khususnya pengguna kendaraan bermotor yang akan melintasi jalan di Kota Bitung, mengantisipasi kemacetan yakni dengan menggunakan jalur alternatif. Begitu pula bagi warga yang akan menyaksikan, diharapkan selalu memperhatikan kebersihan dan saling menjaga keamanan selama FPSL berlangung,” pungkasnya. (desa)



Sponsors

Sponsors