Foto: Saat pertemuan dengan BKPM RI.
Gali Informasi Soal Investasi Pariwisata, SAS Sambangi BKPM RI
Tomohon, ME
Terkait banyaknya investor yang ingin berinvestasi di Kota Tomohon, Wakil Wali (Wawali) Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) sambangi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI baru-baru ini. Ini merupakan upaya Sompotan untuk memajukan pembangunan di bidang investasi kepariwisataan di Kota Bunga.
Saat berkunjung ke BKPM Wawali mendapatkan sejumlah poin penting, informasi tentang proses perizinan serta jenis-jenis investasi apa saja yang terbuka untuk investor. Bahkan, perangkat aturan terkait syarat yang harus dipenuhi investor maupun Pemerintah Kota Tomohon.
Adapun poin penting dimaksud, yakni sebagai berikut. Investor yang akan menanamkan modalnya, wajib memperhatikan perekonomian masyarakat sekitar. Ivestor juga harus mengedepankan investasi yang ramah lingkungan. Investor memberdayakan tenaga kerja lokal dengan mengolah SDA (sumber daya alam) dan SDM (sumber daya manusia) yang potensial di Tomohon.
Diketahui, Kota Tomohon sendiri memiliki potensi dan prospek cerah di bidang kepariwisataan. Proses pengembangan kepariwisataan juga bagian dari pelestarian lingkungan. Hal ini, karena Pemkot Tomohon akan terus menjaga keseimbangan alam dan ekosistemnya. Melestarikan seni budaya dengan memelihara kearifan lokal dalam hidup bermasyarakat.
Sebelumnya, Kota Tomohon telah banyak dikunjungi para calon investor dari luar negeri. Misalnya, para calon investor dari Tiongkok. Saat melakukan kunjungan ke BKPM, Wawali Sompotan didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tomohon, Ir Miky Wenur, Wakil Ketua Carol Senduk beserta Anggota Dewan. (hendra mokorowu)



































