Mantiri ”Awasi” Kerja Bakti di Lokasi PFSL
Bitung, ME
Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung beserta seluruh jajarannya sementara mempersiapkan dan berbenah diri menyongsong pagelaran Festival Selat Lembeh (FPSL) 6-9 Oktober 2016 nanti. Karenanya, seluruh aparat pemerintahan pun digerakkan untuk kerja bakti membersihkan lingkungan.
Untuk memantau sejauh mana kesiapan lokasi-lokasi penyelenggaraan PFSL itu, Wakil Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri, langsung turun jalan dan memantau persiapan dan kerja bakti yang melibatkan ASN Pemkot Bitung, di Pelabuhan Perikanan dan Kelautan Kota Bitung, Kamis (22/9). Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) yang dipilih untuk kerja bakti ini, merupakan lokasi penyelenggaraan PFSL.
Dalam arahannya, Mantiri yang akrab disapa MM ini, memberikan arahan kepada sejumlah pimpinan SKPD dan panitia, agar memaksimalkan persiapan FPSL. ”Tentunya kita harus bekerja keras dalam mensukseskan FPSL ini. Maka dari itu, perlu adanya kesiapan yang matang dan profesional kerja yang dilakukan,” ujarnya.
Adapun kerja bakti yang dilakukan ASN, mereka melakukan pembenahan dan membersihkan berbagai Sampah mulai fasilitas jalan, pelelangan ikan, bahkan laut di permukaan dermaga pelabuhan kapal ikan hingga bersih.
Pantauan selama pembersihan lokasi PFSL, aktifitas bongkar ikan di pelelangan terlihat berjalan lancar. Dimana, kapal-kapal Purse Seine atau Pajeko, sementara menurunkan hasil tangkapan berupa ikan Malalugis.
Menanggapi aktivitas bongkar ikan saat berlangsungnya even nasional, Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Bitung, Ir. Liesje Macawalang, dalam keterangannya kepada wartawan, menjelaskan bahwa aktivitas di dalam lokasi PPS tidak akan dihentikan atau berjalan seperti biasanya.
”Aktivitasnya akan tetap berjalan seperti biasa. Namun kapal-kapal ikan yang sandar di pelabuhan akan diatur supaya para pengunjung bebas mengambil gambar atau foto dengan latar belakang Selat, Pulau Lembeh ataupun Gunung Dua Sudara,” pungkasnya. (keket)



































