Foto: Akibat pemadaman listrik warga Desa Toyopon terpaksa harus menunggu sambil duduk di depan Kantor Disdukcapi
Listrik Padam, Warga Mengeluh Pelayanan Perekaman KTP-e Terhambat
Amurang, ME
Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Minahasa Selatan (Minsel) membuat pelayanan di sejumlah kantor terhambat. Seperti yang terjadi di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minsel, Selasa (13/9). Ratusan warga yang datang untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) terpaksa harus menunggu.
Seperti yang dirasakan Johny Katupayang warga Desa Toyopon Motoling Barat. Sejak pukul 9.00 WITA sudah berada di kantor Disdukcapil namun sebelum melakukan perekaman listrik sudah padam. Demi untuk mendapatkan KTP-e, dia harus mengorbankan waktu.
"So rugi waktu deng so kase biar itu gaji hari Rp100 ribu di kampung. Kalau tahu bagini lebe bae belum mo datang," ungkap Johny.
Selain dirinya dia mengungkapkan ada 60 warga dari desanya yang datang untuk melakukan perekaman. Namun kedatangan mereka justru bertepatan dengan pemadaman listrik yang dilakukan PLN.
"Ada sekitar 60 desa kami yang datang. Karena banyak yang ingin membuat KTP kami harus carter 4 kendaraan. Karena jauh kami sengaja datang pagi agar proses perekaman cepat selesai," ketusnya.
Namun apa yang dia harapkan bersama warga lain tidak sesuai dengan keinginan. Seharusnya dia mengatakan Disdukcapil bisa mengantisipasi listrik padam dengan menyiapkan genset.
"Agar pelayanan tetap jalan harusnya dorang (Disdukcapil) sadia genset," ujar Johny dan mendapat dukungan warga yang lain. (jerry sumarauw)



































