Foto: Wawali SAS saat ikut kegiatan.
Ikuti Forkompin Perempuan, SAS Termotivasi Berikan Terbaik Buat Masyarakat
Tomohon, ME
Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menghadiri Forum Komunikasi Pemimpin (Forkompin) Perempuan Kepala Daerah se-Indonesia, di Sari Pan Pacifik Jakarta Pusat belum lama ini. Kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang dipimpin Yohana S Yambise.
Di kesempatan ini, Wawali Sompotan bersama para kepala daerah perempuan lainnya se-Indonesia, mendapatkan materi pembinaan dan motivasi tentang kepemimpinan. Dikabarkan, Sompotan sangat termotivasi dalam mengikuti forum tersebut.
Dirinya makin bersemangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon. SAS bertekad terus mendorong kemajuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. Adapun materi yang dipaparkan dalam forum ini sebagai berikut.
Sudah saatnya perempuan tampil sebagai pemimpin yang ikut dalam penentuan kebijakan. Dalam materi juga membicarakan, perempuan dapat menjadi inspirasi melalui kemampuannya dalam mengelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
Walaupun kenyataannya, saat ini masih sedikit perempuan yang memegang tampuk kepemimpinan pada jabatan-jabatan publik negeri ini. Hal ini merupakan tantangan bagi kaum perempuan untuk melakukannya.
Namun, kepemimpinan perempuan saat ini merupakan kekayaan tersendiri dalam konteks kualitas Sumber Daya Manusia. Menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah perempuan tidak bisa secara tiba-tiba. Melainkan, harus melewati proses penempatan mental sosial dan intelektual di masyarakat.
Di antaranya, menjadi aktivis organisasi atau partai politik. Ini contoh bagian dari cara-cara mendidik, mencipta dan melahirkan calon pemimpin perempuan di masa depan.
Pemateri menyebutkan, perempuan yang bisa jadi pemimpin setidaknya memiliki syarat, yaitu berpikir visioner, inovatif, dan mampu memberikan solusi terbaik dengan banyak terobosan. Juga harus mampu mengatur waktu buat keluarga, karier, diri sendiri membina kemampuan kerja tim, dan berintegritas.
Seorang pemimpin yang disegani rakyat hendaknya mampu melaksanakan tugas dan kewenangan sesuai aturan. Prinsip kepemimpinan dan sikap moralnya harus berbekal ilmu pengetahuan manajemen, mampu mempengaruhi seseorang atau kelompok, bekerja berdasarkan peraturan, menyejahterakan rakyat, berperilaku bersih, santun, memiliki ilmu pengetahuannya dan selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. (hendra mokorowu)



































