Terapkan GLS, Sekolah Ini Pilih Alkitab Jadi Bacaan Perdana


Tomohon, ME

Membaca Kitab Suci selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar digiatkan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Gonzaga Tomohon. Menurut Kepala Sekolah (Kepsek), Jaclin T.L. Tirukan SPd, kegiatan ini merupakan perwujudan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Sabtu (3/9).

 

Ia menuturkan, penerapan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini telah dilangsungkan sejak Bulan Juli 2016. Di awal praktiknya bukan pengetahuan umum yang disajikan, SMP Gonzaga justru memilih bahan bacaan dari Alkitab.

 

"Kami memilih visi atau tujuan literasi di sekolah kami, lebih kepada meningkatkan mental dan sikap anak melalui membaca Alkitab. Kalaupun ada siswa yang beragama Islam, pastinya membaca Alquran," ungkap Tirukan.

 

Menurut Kepsek, selain meningkatkan mental spiritual, membaca Alkitab bisa menghindarkan siswa dari perilaku negatif. Ia menguraikan pula, pihak sekolah mewajibkan seluruh siswa membawa Kitab Suci. Para siswa membaca Alkitab secara bersama pada saat ibadah pagi. Selepas itu, di saat masuk kelas, masing-masing siswa kembali membaca 1 ayat.

 

"Melalui ayat Alkitab itu, mereka kemudian merefleksikan diri terkait makna dan hikmah dari bacaan. Jadi, siswa-siswi diajak untuk evaluasi diri di pagi hari," tuturnya.

 

Diketahui, GLS di SMP Gonzaga pada 1 semester ganjil ini, memang difokuskan pada pembinaan mental spiritual. Direncanakan, pada semester berikut barulah sekolah ini menyajikan materi bacaan penngetahuan umum. "Spiritual siswa dahulu yang diutamakan. Jika spiritual siswa tidak bagus, pasti proses belajar pun tak baik," pungkas Tirukan di ruang kerjanya. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors