Foto: Wabup Franky Donny Wongkar saat membuka lomba goyang dodol di kegiatan Gelar Budaya di Wilayah Pascabencana
BNPB Gelar Budaya di Wilayah Pascabencana
Amurang, ME
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (24/8) melaksanakan kegiatan gelar budaya di wilayah pascabencana di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Berbagai seni dan budaya daerah ditampilkan dalam kegiatan ini, seperti lomba goyang dodol, pawai figura, bintang vokalia, tari cakalele, tari maengket, musik bambu dan kolintang. Selain itu kegiatan ini juga diisi dengan penampilan stand up komedi Mongol.
Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Jalan Boulevard Kambiow Amurang ini dibuka Wakil Bupati (Wabup) Franky Donny Wongkar. Kegiatan ini menjadi tajuk Festival Gelar Budaya yang cukup menyedot perhatian masyarakat.
Kepala seksi Peningkatan Sosial Budaya dan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI, Makbul dalam sambutannya menyampaikan, pergelaran budaya ini dilakukan dengan tujuan untuk menyalurkan minat, bakat dan talenta yang dimiliki guna menumbuhkan kembalikan semangat motivasi dan kepercayaan masyarakat di wilayah pascabencana.
"Kegiatan gelar budaya adalah pagelaran teater rakyat, cerita rakyat, dongeng, seni tari dan seni musik. Dengan kegiatan ini diharapkan tali silaturahmi dan kehidupan sosial masyarakat dapat pulih," kata Makbul.
Disamping itu dia mengatakan, lewat kegiatan ini, akan menumbuhkan kreativitas serta gagasan baru dalam tiap individu masyarakat yang terdampak bencana.
"Kegiatan gelar budaya ini juga dirancang agar sesuai dengan pemulihan psikologi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu Bupati Christiany Eugenia Paruntu dalam sambutan yang dibacakan Wabup Franky Donny Wongkar, menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada BNPB yang telah melaksanakan gelar budaya pascabencana di Kabupaten Minsel.
"Tentunya kita yakin bersama bawah lewat kegiatan ini kita harus menggelorakan semangat budaya dan pembagunan masyarakat untuk bangkit," katanya.
Dia berharap kerjasama dan hubungan kemitraan yang baik antara BNPB dan Pemkab Minsel akan terus ditingkatkan dalam rangka menciptakan masyarakat yang semakin aman dan nyaman terhadap bencana.
"Minsel merupakan daerah rawan bencana seperti yang terjadi tahun 2014 lalu. Dengan kegiatan ini akan semakin mempererat hubungan BNPB dan Pemkab Minsel," tukasnya. (jerry sumarauw)



































