JFE: Semangat Nasionalisme Itu Suasana Batin Individu Berbangsa Bernegara


Tomohon, ME

Semangat nasionalisme diartikan sebagai suasana batin yang melekat dalam diri setiap individu sebagai bagian dari bangsa dan negara. Diimplementasikan dalam kesadaran berperilaku cinta tanah air, kerja keras untuk membangun, membina dan memelihara kehidupan yang harmonnis, kesetiakawanan serta loyalitas, rela berkorban harta, benda bahkan jiwa raga dalam membela bangsa dan Negara. Semuanya untuk memelihara kemajuan bangsa demi persatuan dan kesatuan.

 

Hal tersebut dipaparkan Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak (JFE) kepada 381 mahasiswa saat menjadi pemateri pada seminar wawasan kebangsaan di Fakultas Teologi UKIT. Dikatakannya, kegiatan ini untuk mempertebal jiwa kebangsaan yang dilandasi semangat dalam berbangsa dan bernegara.

 

"Seminar dan diskusi ini juga memiliki makna yang strategis bagi kesinambungan dalam berbangsa dan bernegara. Dengan adanya seminar ini, sebagai mahasiswa dan masyarakat pada umumnya akan menjadi mediator tentang wawasan kebangsaan dalam masyarakat," ungkap Eman.

 

Wali Kota pun mengingatkan pesan yang disampaikan Tokoh Perdamaian Dunia, Nelson Mandela, yakni pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu anda dapat mengubah dunia. Selanjutnya, kutipan dari Proklamator RI, Ir Soekarno, yaitu beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kugoncangkan dunia.

 

"Diharapkan, para mahasiswa yang adalah pemuda-pemudi harapan bangsa dapat menimba ilmu sebaik-baiknya. Itu untuk bekal di masa depan untuk melakukan inovasi-inovasi yang positif di era persaingan global," tandasnya.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UKIT Bpk. Yoppy Pangemanan, S.Pd, MM, Dekan Fakultas Theologi Pdt. Peggy Tewu, M.Th, para wakil dekan Fak. Theologi, Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Drs. Paulus Roring serta para dosen-dosen Fakultas Theologia.(hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors