Wabup: Bapak Werupangkey Sangat Dibutuhkan Berkonsentrasi di Bagian Pemerintahan
Amurang, ME
Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar memberikan klarifikasi terkait pergantian Penjabat Hukum Tua (Kumtua) Desa Kilometer Tiga dari Deni Werupangkey kepada Robert Karinda. Warga yang tidak terima pergantian ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meninjau kembali keputusan tersebut. Apa yang menjadi permintaan warga langsung dijawab Wongkar.
Didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Benny Lumingkewas, Wabup mengatakan bahwa keputusan yang diambil mendesak karena Pemkab sangat membutuhkan tenaganya.
"Bapak Werupangkey sangat dibutuhkan berkonsentrasi di bagian pemerintahan Orangnya pekerja keras. Torang kekurangan tenaga seperti dia sehingga kami membutuhkan orang seperti dia," ungkap Wongkar saat memberi penjelasan kepada warga di ruang rapat lantai empat Kantor Bupati, Kamis (4/8).
Wongkar menjelaskan, ditariknya Deni kembali ke Pemkab Minsel adalah untuk membantu pemerintah bagian pemerintahan, bekerja pada hal-hal yang lebih besar karena prestasi kerjanya. Maka dengan itu Deni digantikan dengan orang yang lain untuk meneruskan sisa masa jabatan sebagai Penjabat Kumtua.
"Kami memohon agar masyarakat mengerti kebutuhan Pemkab. Tidak mungkinlah pemerintah mengacaukan masyarakat," ujar Wongkar.
Pernyataan Wabup mendapat tanggapan dari warga. Mereka mengatakan kalau tenaga pak Deni dibutuhkan kenapa waktu lalu musti dilantik sebagai Penjabat Kumtua. Kenapa nanti sekarang baru dikasih tahu dan hal ini sangat membingungkan warga.
"Kami mohon pemerintah, tolong pak kasih kesempatan pak Deni menyelesaikan tugasnya disana biarkan dia menjabat sampai selesai pemilihan. Yang kami mau agar pemilihan dapat berjalan dengan baik," pinta Sekretaris Badan Pemberdayaan Desa (BPD Ineke Aluy.
Namun kembali Wongkar tegaskan semua yang disampaikan warga akan dipertimbangkan lagi. "Apa yang menjadi permintaan dan keinginan warga akan kita bahas segera," ujar Wongkar. (jerry sumarauw)



































