Foto: Warga Kilometer Tiga saat diterima Wabup Franky Donny Wongkar
'Pemkab Buat Masyarakat Angkat Pedang'
Terkait Pergantian Penjabat Kumtua
Amurang, ME
Buntut digantinya Deni Werupangkey sebagai Penjabat Hukum Tua (Kumtua) Desa Kilometer Tiga, Kecamatan Amurang pada (3/8) kemarin, membuat warga kecewa. Mereka menilai dengan pergantian ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah memprovokasi warga karena ketika ada Penjabat Kumtua baru suasana desa tidak kondusif lagi.
"Pemkab buat masyarakat angkat pedang," ketus Sekretaris Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Desa Kilometer Tiga, Ineke Aluy mewakili warga yang lain saat diterima Wabup Franky Donny Wongkar, di ruang rapat Kantor Bupati, Kamis (4/8).
Himbauan pemerintah agar menjaga keamanan seolah tidak ada artinya. Justru dia mengatakan dengan adanya pergantian secara tiba-tiba membuat warga menjadi ribut.
"Kami dengar ada oknum tertentu yang melapor ke pemerintah mengenai pak Deni karena unsur ketidaksenangan. Tolong pemerintah jangan hanya mendengar dari satu orang saja. Jika memang ada isu-isu yang buruk mengenai Desa Kilometer Tiga, silahkan turun langsung ke desa kami untuk sharing bersama bukan dengan cara yang seperti ini," terangnya.
Seharusnya menurut dia, pemerintah jangan hanya melihat dan mendengar informasi hanya dari satu orang saja. Tetapi pemerintah harus melihat apa yang menjadi keinginan banyak warga.
"Biarkanlah bapak Deni menjabat sampai selesai Pemilihan Hukum Tua (Pilhut). Selama ini kami selalu menjaga hati agar tahapan-tahapan pemilihan yang sekarang sudah sampai pada tahap penetapan bakal calon berjalan dengan aman," jelasnya. (jerry sumarauw)



































