Foto: Fakultas Kedokteran Unsrat (Ist)
Anak Tak Lolos Kedokteran Gigi, JF Tertipu Rp140 Juta
Manado, ME
Kejujuran serta integritas dunia pendidikan di Sulawesi Utara dalam melaksanakan penerimaan mahasiswa baru secara murni, ternyata belum terlaksana baik.
Sabtu (30/7), Jefrey alias JF (57) melaporkan kasus penipuan yang menimpa dirinya dengan kerugian Rp140 juta. JF tertipu imingan anaknya bisa lolos menjadi mahasiswa baru di fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratualangi (Unsrat) Manado, Pendidikan Kedoteran Gigi. Pelaku penipuan merupakan salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), Anita alias AM (40), warga Kelurahan Paniki Kecamatan Mapanget.
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa terjadi pada bulan Agustus 2015 silam, hanya saja baru dilaporkan. Berawal saat pelaku dan korban mengadakan pertemuan di Manado Town Square (Mantos), saat itu pelaku menjanjikan kepada korban bahwa anak korban bisa lolos di Kedokteran Gigi Unsrat, dengan kesepakatan membayar uang masuk sebanyak Rp140 Juta. Korban yang percaya kemudian memberikan uang tersebut, dengan harapan anaknya bisa kuliah di tempat tersebut.
Tiba pada saat yang telah disepakati, korban datang mengecek status anaknya yang ternyata belum dapat masuk kuliah. Parahnya lagi, proses kuliah sudah berjalan, nama anaknya sama sekali tidak terdaftar.
Merasa dirinya sudah ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian ini di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado. Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. "Laporan ini akan kami tindaklanjuti untuk kami lakukan pemeriksaan. Kami pun meminta kepada warga agar waspada terhadap penipuan semacam ini. Jika ada yang merasa dirugikan seperti kasus ini. Silahkan melapor di Polresta Manado," tandas Marsidi (Rhendi Umar)



































