GKII Gelar Konferda di Sangihe


Tahuna, ME

Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sulawesi Utara, melaksanakan konferensi GKII daerah I Sangihe Talaud (Konfergeda Satal). Kegiatan ini mengambil tema, 'Diutus untuk menghasilkan buah', serta Sub tema, ' GKII Daerah I Sangihe Talaud Bangkit Menjadi Terang Bagi Bangsa-Bangsa'.

Sidang dengan agenda masa persidangan sekali dalam waktu lima tahun ini, sesuai dengan AD/ART, dimana dalam kegiatan ini nantinya sekaligus dilakukan pemilihan untuk kepengurusan baru untuk priode tahun 2016-2021. Pelaksanaan kegiatan ini sebelumnya dibuka langsung oleh Wakil Bupati
Jabes E Gaghana SE ME bertempat di gedung gerGKII Yerusalem Tahuna, Selasa, (19/7).

Dalam kesempatan tersebut, Gaghana dalam sambutannya pada intinya mengatakan, GKII harus menjadi pilar penopang dalam pembangunan.
"Serta mampu bersinergi di dalam ikut menunjang berbagai program pemerintah yang ada,“ kata Gaghana.

 

Dalam kegiatan ini dilakukan berbagai pembahasan termasuk pembahasan AD/ART  yang turut dihadiri oleh Ketua GKII Provinsi Sulut Pdt Berty Kambey D.Mim bersama Sekretaris Pdt Danny Walintukan, serta Bendahara Pdt Rudy Rumongkor, ditambah dengan Ketua Biro Pemuda GKII Sulut  Evanglish Otniel Mokodaser.

 

Menurut salah satu panitia pelaksana hajatan ini, Maks Pangemangeng, anggota yang mengikuti kegiatan ini seluruhnhya berjumlah 103 orang, yang terdiri dari berbagai jemaat GKII yang tersebar di Kabupaten Sangihe dan Talaud. "Seperti dari Kecamatan Beo Kabupaten Talaud, serta Batuwingkung (Tabsel). Bebu,  Pinrang Pantai, Dagho (Kecamatan Tamako), Lelipang (Kecamatan Tahuna), Matutuang, Kawaluso (Kecamatan Marore), dan lain-lain,“ jelas Pangemangeng.

 

Ditambahkan Pangimangeng, pada hari Rabu masih sebatas pembahasan AD/ART, sementara kegiatan ini berakhir Jumat  (22/7). "Agenda puncak yakni pemilihan kepengurusan yang baru masa bakti 2016-2021,“ tandas Pangemangeng. Ketua GKII Provinsi Sulut Pdt Berty Lambey, D. Mim menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemkab Sangihe melalui Wakil Bupati Jabes E Gaghana SE ME. "Terima kasih untuk dukungan pemerintah, yang telah membuka secara resmi kegiatan ini,“ kata Kambey.

 

Ditambahkannya, maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yakni bertolak dari visi misi GKII secara nasional dan juga keberadaan GKII yang saat ini berada di  66 negara. "Jadi visi GKII adalah bagaimana boleh dapat menjadi berkat bagi bangsa-bangsa, karena itu tema yang kita usung di sini, Diutus untuk menghasilkan buah' dan sub temanya  bagaimana GKII daerah wilayah Sangihe Talaud ini bangkit menjadi terang bagi bangsa-bangsa," terangnya.

"Visi menjadi berkat bagi seluruh bangsa-bangsa dan tujuan kita secara keseluruhan di Provinsi Sulawesi Utara supaya benar-benar GKII menjadi berkat bagi Provinsi Sulawesi Utara dan tentunya dalam konferensi daerah Sangihe dan Talaud ini GKII juga bisa menjadi berkat bagi seluruh warga yang berada di Nusa  Utara ini," sambungnya.

 

Berdasarkan visi misi itu, GKII melalui konferensi ini ingin berperan dan sepakat memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah daerah, secara khusus di Kabupaten Sangihe karena konferensi ini digelar di Sangihe. "Di sisi lain, selaku pihak GKII, berharap agar wilayah Sangihe Talaud
selalu berada dalam kondisi yang aman dan tentram,“ ujar Kambey. (christian abdul)



Sponsors

Sponsors