Pasambuna: Jalan Rawan Harus Ada Rambu Lalulintas
Tutuyan, ME
Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) hampir tiap hari terjadi di ruas jalan antara Desa Paret dan Kotabunan. Terakhir, ada warga Tombolikat Kecamatan Tutuyan, AL, saat melintas di jalur tersebut, mengalami kecelakaan dan tewas di tempat. Beberapa bulan lalu, kariawan PLN, mengalami hal yang sama dan meninggal di tempat.
Kamis (21/7), Johar Raif warga Motongkad Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ditemukan warga tergeletak di badan jalan dengan kondisi bersimbah darah.
Untuk meminimalisir tingkat lakalantas, sebaiknya di titik yang dianggap rawan kecelakaan, dipasang rambu rambu lalulintas (RRL) . "Harus ada rambu rambu peringatan di ruas jalan itu, minimal harus ada pembatas," ujar Camat Kecamatan Kotabunan, Iklash Pasambuna saat bersua dengan manadoexpress.co. "Setiap ada warga yang celaka di jalur itu, nanti selang beberapa jam, bahkan sampai satu hari baru korban diketahui karena tersembunyi di dalam got," tambahnya.
Diketahui, beberapa waktu belakangan saja, di ruas jalan antara Paret dan Kotabunan itu sudah sekitar empat orang yang mengalami naas. Dua tewas di tempat dan dua dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. (matt rey kartoredjo)



































