Bendera 'Palu Arit' Dipasang Saat Iven Kawanua Sedunia


Manado, ME

Ternyata bendera belambang palu arit di Nuansa Alam Ranosaut (NAR) Kecamantan Tombulu Kabupaten Minahasa, tidak hanya dipasang pada masa sewaktu piala Eropa 2016 saja. Namun pemasangan bendera tersebut sering dipakai pada saat iven sedunia yang pernah digelar di tempat itu.

“Bendera tersebut juga parnah dipasang ketika pelaksanaan iven sedunia yang bertempat di lokasi Ranosaut,” papar pemilik Nuansa Alama Ranosaut, Bertha Moningka, Minggu (17/7).

 

Ia menjelaskan, kegiatan yang melibatkan berbagai masyarakat kawanua maupun warga negara asing dari berbagai penjuru dunia tersebut telah dilaksanakan beberapa kali di tempat itu. Paling sering digelar yakni pertemuan kawanua sedunia.

 

Pada bulan Juli 2009 wisata roda sapi dari NAR ke Kumelembuai. Pesertanya domestik dan warga Kawanua dari Belanda. Akhir Juli 2009 dirayakan Hari Ulang Tahun (HUT) dari ibu Emilia Augustina Pangalila-Ratulangie dari Belanda. Ia adalah salah satu anak dari bapak Sam Ratulangie. Dihadiri  Keluarga Besar Ratulangie sekitar 300 orang. Juli 2011 Event Mountain Safari start/finish di NAR. Pesertanya domestik dan dari Manca Negara.

 

“Tanggal 22 bulan Desember tahun 2012 ada Event Mountain Safari ke dua, start dan finish di NAR. Peserta domestik dan peserta Kawanua se-Dunia Bakudapa. Awal Agustus 2013 kunjungan dari peserta Kawanua se-Dunia Bakudapa,” ucap Moningka.

 

Dirinya menyayangkan ketika bendera tersebut justru diturunkan karena dugaan berbau Partai Komunis Indonesia (PKI). “Kalau di Belanda tempat-tempat wisata seperti ini sudah biasa memasang bendera-bendera dari berbagai negara. Itu juga kan bendera negara Uni Soviet. Kami tidak pernah bermaksud mau memasang bendera yang katanya berbau PKI ,” keluh Moningka. (tim me)



Sponsors

Sponsors