Tempat Kost Tataaran Unima Rutin Diperiksa


Tondano, ME

Lokasi tempat kos-kosan di Kelurahan Tataaran Tondano, sampai di sekitar Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano, paling banyak dihuni oleh mahasiswa. Pasalnya, wilayah tersebut paling dekat dengan kampus. Kemudian mahasiswanya sudah bercampur baur menyatu di situ, karena yang menuntut ilmu di perguruan tinggi ini tak hanya Sulut tapi daerah luar Sulut juga belajar di Unima.

 

Untuk itu, karena banyaknya mahasiswa di Tataaran yang tinggal di tempat kos-kosan, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Pemerintah Kecamatan dan aparat Kelurahan wajib meninjau langsung di area penginapan anak kost tersebut. Hal ini dibenarkan Camat Tondano Selatan, Robert Ratulangi, kepada manadoexpress.co.

 

Menurut Ratulangi, di wilayahnya memang lokasi tempat kost sangat banyak yang dihuni mahasiswa, karena kampus Unima dekat dengan pemukiman warga. Oleh karena itu banyak warga di sini yang rumah tempat tinggalnya dipugar menjadi tempat kost. Ada pula lahan yang kosong dibangun khusus untuk digunakan mahasiswa sebagai penginapan (kost).

 

Meskipun seluruh rumah yang kamarnya disewakan telah terdata, namun orang yang menghuni di tempat tersebut tetap dikroscek. "Kalau ada isu mahasiswa yang sudah tinggal sama-sama satu kamar, memang kami pernah mendengar ungkapan tersebut namun belum terbukti karena hampir seminggu 2 kali kami turun lapangan guna mengecek di hampir semua tempat kost yang ada di kelurahan Tataaran dan Tonsaru. Pernah suatu saat kami menemukan dalam satu kamar ada dua orang berlainan jenis, tapi mereka bukan berhubungan intim melainkan mengerjakan tugas kuliahnya. Intinya, Kecamatan Tondano Selatan rutin melakukan razia di semua tempat kost," terang Ratulangi.

 

Ditambahkannya juga, jika ditemukan ada mahasiswa berlainan jenis yang sudah lama tinggal sekamar, dan berdasarkan data investigasi maka kedua sejoli tersebut akan diusir dari rumah tempat kost dan pemilik kost bakal diwarning kalau perlu usaha penginapan kostnya ditutup. "Tempat kost di wilayah kami ini sangat banyak beroperasi, dan kalau tak setiap saat dicek semua penghuni kamar, seperti membiarkan anak-anak muda kita ini terjerumus ke arah yang negatif. Padahal mereka datang di sini untuk menuntut ilmu, yang kelak nanti akan dipergunakan di dalam pekerjaan demi masa depannya," jelasnya.

 

"Dengan demikian sebagai pemerintah wajib memeriksa tempat usaha warga seperti tempat kost, agar jika setiap saat kita oprasi dan diketahui penghuni kamar, otomatis mereka enggan berbuat hal-hal yang bakal menjerumuskan ke arah yang negatif," pungkas Ratulangi. (kelly korengkeng)



Sponsors

Sponsors